Kompas.com - 26/11/2019, 18:33 WIB

Database PubChem dari National Institutes of Health (NIH) menulis bahwa triclosan (C12H7Cl3O2) adalah sebuah kandungan yang biasa ditemukan dalam produk-produk kebersihan diri, seperti sabun, krim kulit, pasta gigi dan deodoran.

Baca juga: 9 Mitos Populer Kanker, dari Deodoran hingga Makan Es Krim saat Haid

Bahan ini memiliki fungsi antibakteri dan antifungal sehingga sangat efektif untuk digunakan sebagai pencegah bau badan.

Ketika masih murni, triclosan berbentuk bubuk kristal berwarna putih yang memiliki sedikit bau dan bisa sedikit larut dalam air.

Sementara itu, talcum (Mg3Si4O10(OH)2) seperti dilansir dari situs resmi Badan Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) juga merupakan bahan yang banyak digunakan dalam berbagai produk kosmetik, mulai dari bedak bayi hingga perona pipi.

Selain pada kosmetik, talc juga bisa ditemukan pada makanan dan permen karet atau pembuatan tablet obat.

Fungsinya sangat beragam, mulai dari menyerap kelembapan, membuat makeup menjadi lebih padat dan memperbaiki tekstur sebuah produk.

Baca juga: Cara agar Bau Badan Tak Lampaui Batas seperti Mr. Kim Parasite

Ada banyak kekhawatiran terkait talcum, termasuk kaitannya dengan kanker. Namun, belum ada studi yang secara konklusif menunjukkan kaitannya. Para ahli justru lebih mencurigai kontaminasi asbestos pada talcum.

Untuk diketahui, baik talcum maupun asbestos merupakan mineral yang terbentuk secara alami dan bisa ditambang dari Bumi. Mereka bisa ditemukan dalam jarak dekat antara satu sama lain di Bumi. Hal ini pun meningkatkan kemungkinan talcum terkontaminasi oleh asbestos.

Berbeda dari talcum yang hingga kini belum diketahui kaitannya terhadap kanker, asbestos telah dipastikan sebagai senyawa penyebab kanker (karsinogen).

Oleh karena itu, sangat penting bagi penambang talcum untuk berhati-hati dalam memilih lokasi penambangan dan melakukan tes yang memadai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.