Temuan Fosil di Colorado, Bukti Nyata Mamalia Gantikan Era Dinosaurus

Kompas.com - 29/10/2019, 17:32 WIB
Fosil tengkorak dan rahang mamalia ini adalah harta paleontologis yang ditemukan di situs Corral Bluffs di Colorado. Bukti aneka macam mamalia gantikan era dinosaurus begitu cepat. Fosil tengkorak dan rahang mamalia ini adalah harta paleontologis yang ditemukan di situs Corral Bluffs di Colorado. Bukti aneka macam mamalia gantikan era dinosaurus begitu cepat.

KOMPAS.com - Para ilmuwan baru saja mengumumkan temuan harta karun paleontologis berupa fosil mamalia langka dari situs Corral Bluffs di Colorado.

Kumpulan fosil rahang dan tengkorak mamalia seperti yang tampak dalam gambar membuktikan bagaimana beragam mamalia segera muncul tak lama setelah dinosaurus punah.

Para ahli menemukan ribuan fosil kuno berupa mamalia, reptil, hingga tumbuhan.

Menurut perhitungan ahli, aneka hewan ini hidup sekitar satu juta tahun setelah fenomena kepunahan massal Cretaceous-Paleogene (KPgE), peristiwa yang mengakibatkan dinosaurus non-unggas punah.

Fosil-fosil ini menunjukkan bagaimana planet dan biosfer dapat pulih setelah kepunahan massal, serta seberapa cepat mamalia mampu mendominasi daratan.

Baca juga: Penemuan Terbaru Ungkap Penyebab Punahnya Dinosaurus

Penelitian

Kunci dari penemuan ini adalah pencarian yang berwujud bebatuan khusus, yang terbentuk di sekitar tulang dan serpihan bahan organik lainnya.

Hal inilah yang dahulunya banyak diabaikan karena hanya berfokus kepada fosil-fosil tulangnya saja. Ternyata hal konkret yang cenderung diabaikan ini menjadi petunjuk yang mendukung paleontologis lainnya.

Menurut penulis utama penelitian terbaru yang juga seorang ahli paleontologi dari Museum Alam dan Sains Denver, Tyler Lyson, memutuskan untuk mengubah menyaring bebatuan tersebut di Corral Bluffs pada tahun 2016.

"Saya melihat gumpalan amorf berwarna jelek dan putih, yang terlihat seperti sepotong roti," kata Lyson.

"Saya menggunakan palu batu untuk membukanya, dan tiba-tiba saya melihat potongan melintang tengkorak mamalia yang menatapku," imbuhnya.

Peneliti lainnya juga seorang paleobotanis dari Museum Denver, Ian Miller, mengambil batu lain di dekatnya dan membukanya, ternyata ada tengkorak mamalia lainnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gizmodo
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X