Kompas.com - 25/10/2019, 19:30 WIB
Siswa-siswi SMU di Malang menciptakan MAOS APP, aplikasi untuk deteksi dini skizofrenia KOMPAS.COM/ELLYVON PRANITASiswa-siswi SMU di Malang menciptakan MAOS APP, aplikasi untuk deteksi dini skizofrenia

KOMPAS.com - Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa yang dialami banyak orang, namun kerap diabaikan. Padahal jumlah penderita skizofrenia meningkat setiap tahunnya.

Faktor utama yang menjadi penyebabnya ialah ketidaktahuan ataupun ketidaksadaran seseorang yang menderita skizofrenia.

Dari latar belakang tersebut, siswa-siswi dari MAN 2 Kota Malang menciptakan sebuah aplikasi yang dapat melakukan identifikasi secara langsung terhadap kemungkinan skizofrenia.

Baca juga: Mengenal Bipolar, Gejala dan Bedanya dengan Skizofrenia

Aplikasi yang dibuat oleh Rizka Fajriana Putri Ramadhani, Rahmah Nur Diana, dan Fathor Rahman ini menggunakan kotak perhitungan dengan tujuan melakukan deteksi dini terhadap skizofrenia.

"Ya kadang orang-orang itu suka gak tahu gitu ya kalau mereka menderita penyakit mental, bahkan angkanya mencapai 21 juta (penderita) di seluruh dunia. Nah, di sini kita membuat diagnosis skizofrenia itu," kata Rizka dalam acara Indonesia Science Expo 2019, Rabu (23/10/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diagnosis yang dipikirkan oleh remaja mereka yaitu, skizofrenia disebabkan oleh adanya gangguan pada otak saat seseorang sedang dalam kandungan.

ilustrasi skizofrenia ilustrasi skizofrenia

Deteksi dini, kata Rizka, sangat jarang dilakukan karena selama ini deteksi terhadap penderita skizofrenia dilakukan dengan cara interview atau wawancara oleh petugas kesehatan yang berwajib.

Tetapi sistem yang deteksi yang seperti itu akan memakan waktu, juga butuh dana yang lebih.

"Nah jadi di sini kita membuat alternatif yang menggunakan fingerprint, supaya bisa mendeteksi apakah seseorang menderita punya darah skizofrenia atau tidak," tuturnya.

Baca juga: Skizofrenia Tak Berarti Vonis Pasungan, Terlantar di Jalanan, atau Hilang dalam Keberadaan

Dijelaskan oleh Rizka, bahwa semua berawal gangguan otak yang terjadi saat seseorang sedang dalam kandungan. Perkembangan otak pada masa kehamilan terjadi bersamaan dengan pembentukan dari pembuatan pola finger print atau sidik jari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.