Kompas.com - 23/09/2019, 17:00 WIB
Poster Warkop DKI Reborn Dokumentasi Falcon PicturesPoster Warkop DKI Reborn

Partisipan dalam penelitian kemudian diminta menonton salah satu komedi Saturday Night Live, lalu hasilnya dalam pengukuran medis, partisipan mengalami penurunan 35 peserta pelebaran pembuluh darah, dalam artian tertawa dapat membantu aliran darah mereka lebih baik.

The American Heart Association bahkan merekomendasikan tawa untuk membuat jantung yang sehat. Dari hasil penelitian telah menunjukkan bahwa tawa meningkatkan peradangan arteri yang berkurang dan peningkatan produksi HDL, atau kolesterol akan beralih menjadi baik.

7. Menurunkan hormon stres

Ilmuwan dari Departments of Fisiologi Educational tahun 2017 menemukan, tawa dapat merangsang berbagai sistem fisiologis yang menurunkan kadar hormon stres, seperti kortisol dan epinefrin, dan meningkatkan keaktifan sistem kerja otak yang mengeluarkan Dopamin.

Penelitian lain tahun 2003 di Terapi Alternatif dalam Kesehatan dan Kedokteran menemukan bahwa menonton film lucu dapat menurunkan berbagai hormon stres.

8. Mengurangi rasa nyeri

Pada abad ke-14, ahli bedah dari Prancis Henri de Mondeville menggunakan humor untuk mengalihkan perhatian pasien dari rasa sakit saat operasi dan untuk membantu mereka selama pemulihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penelitian yang lebih modern, pada tahun 2011 yang diterbitkan dalam Proceeding of the Royal Society, telah menemukan bahwa pasien yang menonton video komedi hanya membutuhkan lebih sedikit obat penghilang rasa sakit daripada mereka yang menonton video non-komedi.

9. Menurunkan kalori

Sebuah penelitian pada tahun 2014 di International Journal of Obesity menemukan bahwa tawa dapat membakar kalori.

Penelitian dilakukan kepada 45 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diajak menonton klip video untuk membangkitkan tawa selama kurang lebih 10 menit, dan kelompok kedua diajak menonton film yang tidak merangsang tawa.

Pada peserta tersebut dipasang kalorimeter untuk mengukur pengeluaran energi dan denyut jantung.

Hasilnya, kelompok yang tertawa selama menonton mereka membakar hingga 10 kalori dalam 10 menit, dibandingkan dengan mereka yang tidak tertawa dan tidak membakar kalori mereka.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Kita Tertawa saat Geli?

Nah, jadi menonton video atau film bertema komedi atau humor bisa menjadi alternatif bagi Anda, jika tidak punya kesempatan untuk melakukan terapi tertawa, agar membantu Anda menghilangkan beberapa penyakit yang sering dialami tubuh secara alami.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.