Kompas.com - 16/09/2019, 13:03 WIB
Ilustrasi kanker paru-paru Ben-SchonewilleIlustrasi kanker paru-paru

1. Kanker paru sel kecil: kondisi ini berarti bahwa sel-sel kanker terlihat kecil di bawah mikroskop. Kondisi in sangat jarang terjadi. Jenis kanker paru ini dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat.

2. Kanker paru non-sel kecil: kondisi ini berarti sel kanker lebih besar. Sekitar 7 dari 8 orang memiliki jenis kanker ini. Kondisi ini tidak berkembang secepat kanker paru sel kecil, sehingga pengobatannya berbeda.

Tanda-tanda dan gejala

Sebagian besar gejala kanker paru terjadi di paru-paru. Namun ada gejala yang muncul dari bagian tubuh lainnya.

- Ketidaknyamanan atau nyeri pada dada
- Batuk yang tidak hilang atau semakin buruk dari waktu ke waktu
- Masalah pernapasan
- Mengi
- Darah dalam dahak (lendir batuk dari paru-paru)
- Suara serak
- Masalah dalam menelan
- Kehilangan selera makan
- Kehilangan berat badan tanpa alasan yang diketahui
- Merasa sangat lelah
- Peradangan atau sumbatan di paru-paru
- Pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening dalam dada di daerah paru-paru.

Kanker paru-paru adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan komplikasi fatal. Kanker paru-paru bisa menyebabkan komplikasi seperti:

- Sesak napas
- Batuk darah
- Nyeri yang diakibatkan oleh kanker paru tingkat lanjut
- Cairan di dada (efusi pleura)
- Kanker yang menyebar ke bagian lain tubuh (metastasis).

Faktor Risiko

Kanker paru bisa terjadi pada siapapun. Namun ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko kanker paru:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Pernah merokok atau sedang merokok
- Perokok pasif
- Memiliki anggota keluarga dengan kanker paru
- Melakukan terapi radio untuk kondisi lain yang dapat mempengaruhi daerah dada
- Kontak dengan racun seperti asbes, kromium, nikel, arsenic, jelaga, atau tar di tempat kerja
- Terkena paparan radon di rumah atau tempat kerja
- Hidup di lingkungan yang tercemar
- Memiliki sistem kekebalan tubuh dari genetik yang lemah atau akibat Human Immunodeficiency Virus (HIV)
- Menggunakan suplemen beta karoten dan menjadi perokok berat

Obat dan Pengobatan

Kanker paru dapat diobati dengan beberapa cara. Orang-orang dengan kanker paru non-sel kecil dapat diobati dengan pembedahan, kemoterapi, terapi radiasi, terapi target, atau kombinasi dari beberapa perawatan tersebut.

Orang-orang dengan kanker paru sel kecil biasanya diobati dengan terapi radiasi dan kemoterapi.

Mengubah Gaya Hidup

Sebelum terlambat, Anda bisa mengubah gaya hidup untuk mengantisipasi munculnya kanker paru.

- Berhenti merokok. Termasuk bila Anda merupakan perokok pasif. Anda harus berbicara dengan orang yang merokok dan memberi tahu mereka untuk berhenti demi Anda dan mereka juga.
- Mengelola nyeri. Anda mungkin akan diberi obat untuk menghilangkan rasa sakit. Anda bisa menggunakan beberapa teknik untuk mengelola nyeri seperti relaksasi, biofeedback, terapi fisik, kompres hangat atau dingin, serta olahraga dan pijat.
- Gaya hidup sehat. Olahraga dan diet yang sehat akan selalu menjadi landasan untuk tubuh yang sehat. Cobalah untuk berolahraga sebanyak yang Anda bisa, tetapi jangan berlebihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.