4 Angka Misterius yang Bikin Ahli Matematika Tercengang selama 70 Tahun

Kompas.com - 14/09/2019, 10:04 WIB
6174 BBC Indonesia6174

 

KOMPAS.com - Lihat angka ini: 6174.

Sepertinya tidak ada yang luar biasa, tetapi angka ini telah membuat ahli matematika dan penggemar angka terpaku sejak tahun 1949.

Mengapa? Coba lihat ini:

1. Pilih angka empat digit, dengan paling tidak dua digit yang berbeda (termasuk nol). Misalnya 1234.
2. Atur angka dari besar ke kecil: 4321.
3. Sekarang atur dari kecil ke besar: 1234.
4. Kurangi angka besar dengan angka yang lebih kecil: 4321 - 1234.
5. Sekarang ulangi langkah 2, 3 dan 4 dengan angka hasil.

Baca juga: Masalah Terumit Matematika Berhasil Dipecahkan Setelah 30 Tahun

Mari lakukan bersama-sama

4321 - 1234 = 3087
Atur angka dari besar ke kecil: 8730
Atur dari kecil ke besar: 0378
Kurangi angka yang lebih besar dengan angka yang lebih kecil: 8730 - 0378 = 8352
Ulangi tiga langkah sebelumnya dengan angka hasil.
Jadi sekarang kita menggunakan angka 8352

8532 - 2358 = 6174
Ulangi kembali dengan 6174 - atur digitnya dari kecil ke besar dan besar ke kecil, lalu kurangi

7641 - 1467 = 6174
Seperti Anda lihat sendiri, sekarang tidak ada gunanya melanjutkan - karena Anda selalu mengalami cara dan hasil yang sama: 6174

Anda kemungkinan menganggap ini hanya sebuah kebetulan. Mari kita pakai angka lain secara acak. Bagaimana dengan angka 2005?

5200 - 0025 = 5175
7551 - 1557 = 5994
9954 - 4599 = 5355
5553 - 3555 = 1998
9981 - 1899 = 8082
8820 - 0288 = 8532
8532 - 2358 = 6174
7641 - 1467 = 6174

Jadi angka empat digit manapun yang Anda pilih, begitu Anda mencapai angka 6174, sejak saat itu cara yang sama akan mendapatkan hasil yang sama.

Baca juga: Kisah Deepmind, AI Terbaik Google yang Gagal Ujian Matematika SMA

Konstanta Kaprekar

Anda sekarang sudah mengenal Konstanta Kaprekar.

Ahli matematika India, Dattatreya Ramchandra Kaprekar (1905-1986) senang bermain-main dengan angka, dan karena kegemarannya itulah dia menemukan keindahan angka 6174 yang misterius.

D. R. Kaprekar - yang menyatakan diri sebagai pecandu teori angka - memperkenalkan temuannya kepada dunia di konferensi matematika di kota Madras, India pada tahun 1949.

"Seorang pemabuk ingin terus minum anggur agar tetap mengalami kenikmatan. Inilah yang sama alami dengan angka," katanya.

Kaprekar kuliah di University of Mumbai, dan bekerja sebagai guru sekolah di kota kecil Devlali, India di pegunungan utara Mumbai.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X