Kompas.com - 02/08/2019, 17:32 WIB
Hao Huang, ahli matematika yang berhasil membuktikan Dugaan Sensitivitas. Hao Huang, ahli matematika yang berhasil membuktikan Dugaan Sensitivitas.

KOMPAS.com - Seorang ahli matematika asal Emory University, Atlanta berhasil memecahkan masalah matematika paling rumit yang telah menjadi misteri selama 30 tahun.

Misteri yang dimaksud adalah Dugaan Sensitivitas. Salah satu masalah terpenting sekaligus paling membingungkan dalam ilmu komputer teoretis selama hampir tiga dekade.

Adalah Hao Huang, asisten profesor matematika yang membuktikan Dugaan Sensitivitas ada, dengan sangat inovatif dan sederhana dalam acara Konferensi Internasional tentang Struktur dan Algoritma Acak di Zurich, Swiss, 15-19 Juli 2019 lalu.

Baca juga: Kisah Deepmind, AI Terbaik Google yang Gagal Ujian Matematika SMA

Dugaan Sensitivitas secara simpel mengubah input ke fungsi, tanpa mengubah output. Di sinilah kenapa disebut sensitivitas.

Sejak Dugaan Sensitivitas diusulkan untuk kali pertama, tanpa pembuktian saat itu. Para ahli komputer teoretis menyadari, Dugaan Sensitivitas berimplikasi besar untuk menentukan cara paling efisien dalam memproses informasi.

Para ahli lain sangat mengapresiasi Huang karena ia tak hanya berhasil membuktikan Dugaan Sensitivitas, tapi juga bagaimana cara Huang melakukan pembuktian dengan sederhana dan mudah dimengerti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukti Dugaan Sensitivitas dari Huang memang belum secara resmi diterbitkan dalam jurnal matematika mana pun. Namun, setelah Huang memublikasikan bukti ini pada 1 Juli 2019, para ahli lain dapat menerima hal ini.

"Setiap kali ada ahli membuktikan tentang hal ini, sekitar 99 persen pembuktiannya salah atau terlalu rumit. Namun, bukti (Huang) ini berbeda. Saya yakin bahwa pembuktiannya benar. Mengapa? Karena saya sudah membaca dan memahaminya, hanya butuh waktu sekitar setengah jam," ungkap ahli komputer dari University of Texas di Austin Scott Aaronson dalam blognya seperti dilansir Live Science, Selasa (31/7/2019).

Baca juga: Para Ilmuwan Ajari Lebah Matematika, Ini Kisahnya

Ryan O'Donnell, seorang profesor ilmu komputer yang mempelajari teori bilangan di Universitas Carnegie Mellon di Pittsburgh, menunjukkan bahwa bukti Huang dapat diringkas dalam satu twit berikut:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.