Konsumsi Minuman Manis saat Hamil Berpotensi Obesitas pada Bayi

Kompas.com - 11/09/2019, 07:08 WIB
Ilustrasi obesitas, kegemukan, mengukur lingkar pinggang nito100Ilustrasi obesitas, kegemukan, mengukur lingkar pinggang

Namun pada penelitian saat ini, tim NICHD membatasi analisis mereka pada data dari lebih dari 900 kehamilan yang mengalami diabetes gestasional, sejenis diabetes yang terjadi hanya selama kehamilan.

Sekitar 9 persen dari wanita ini melaporkan mengonsumsi setidaknya satu minuman manis buatan setiap hari.

Baca juga: Hamil Tak Lama Setelah Melahirkan? Ibu Wajib Perhatikan Hal Ini

Hasilnya, anak-anak mereka 60 persen lebih mungkin memiliki berat badan yang tinggi dari lahir, dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dari wanita yang tidak pernah minum minuman manis.

Pada usia 7 tahun, anak-anak yang lahir dari ibu yang minum minuman manis buatan setiap hari hampir dua kali lebih mungkin mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Namun, wanita yang mengganti air minumnya dengan yang bukan minuman manis mengurangi risiko obesitas anak-anak mereka pada usia 7 hingga 17 persen.

Tidak dipahami dengan baik mengapa meminum minuman manis buatan dibandingkan dengan air minum tanpa pemanis dapat meningkatkan risiko obesitas.

Pada penelitian sebelumnya, para peneliti melakukan ujicoba terhadap hewan dan mengaitkannya antara pertambahan berat badan dengan perubahan jenis bakteri dan mikroba lain di saluran pencernaan.

Hasil penelitian tersebut menujukkan bahwa pemanis buatan dapat meningkatkan kemampuan usus untuk menyerap glukosa gula darah.

Bahkan pada penelitian lainnya juga menemukan bukti pada tikus, dengan merangsang reseptor rasa, pemanis buatan menurunkan rasa sensitif pada saluran pencernaan hewan. Sehingga mereka akan selalu merasa lapar setelah makan dan lebih mungkin makan berlebihan.

Meskipun mereka dapat menjelaskan banyak faktor lain yang mungkin mempengaruhi kenaikan berat badan anak-anak, seperti menyusui, diet dan tingkat aktivitas fisik.

Para penulis menyatakan secara khusus perlunya penelitian yang menggunakan lebih banyak data kontemporer, mengingat tren peningkatan baru-baru ini dalam konsumsi minuman yang dimaniskan secara artifisial.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X