Mengenal Tabebuya yang Akan Ditanam Pemprov DKI Jakarta

Kompas.com - 23/08/2019, 17:05 WIB
Bunga Tabebuya bermekaran di kawasan Marmoyo (depan Kebun Binatang Surabaya) hingga Jl Diponegoro, Senin (26/11/2018). Tabebuya adalah jenis tanaman yang berasal dari Brasil dengan karakteristiknya sama seperti pohon sakura saat berbunga. Memasuki musim hujan di bulan November bunga bermekaran hingga berasa seperti Jepang dengan bunga sakuranya. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQBunga Tabebuya bermekaran di kawasan Marmoyo (depan Kebun Binatang Surabaya) hingga Jl Diponegoro, Senin (26/11/2018). Tabebuya adalah jenis tanaman yang berasal dari Brasil dengan karakteristiknya sama seperti pohon sakura saat berbunga. Memasuki musim hujan di bulan November bunga bermekaran hingga berasa seperti Jepang dengan bunga sakuranya.

KOMPAS.com – Dinas Kehutanan DKI Jakarta akan menanam pohon tabebuya di tiga wilayah dengan warna yang berbeda-beda. Ada yang warna pink di Jakarta Pusat, ungu di Jakarta Selatan dan kuning di Jakarta Utara.

Nama tabebuya sudah terkenal sejak ditanam di Surabaya. Banyak yang menganggap bahwa pohon ini mirip sakura dan mengiranya berasal dari luar negeri.

Namun, seperti yang diungkapkan oleh Destario Metusala, ahli taksonomi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dalam artikel Kompas.com, 2 Desember 2018; tabebuya bukan berasal dari Jepang melainkan dari kawasan tropis Amerika.

Tabebuya sebetulnya merupakan nama genus, yakni Tabebuia spp., yang merupakan bagian dari family Bignoniaceae. Menurut data yang tercatat di database Herbarium Kew-Inggris, genus ini terdiri dari sekitar 76 spesies, ada yang berbentuk pohon dan ada yang berbentuk semak besar.

Baca juga: Percantik Kota, Ini Fakta Pohon Tabebuya di Surabaya

Lalu, dari 76 spesies tersebut, Destario berkata bahwa tiga yang paling sering digunakan sebagai tanaman hias adalah T. aurea (kuning), T. rosea (pink hingga magenta), dan T. pallida (putih hingga putih semburat pink).

Mirip Handroanthus

Banyak masyarakat awam yang menganggap Tabebuia dan Handroanthus sama.
Saat tabebuya bermekaran di Surabaya pada tahun lalu, misalnya, banyak yang mengira bahwa spesiesnya adalah Tabebuia chrysotricha yang telah berganti nama ilmiah jadi Handroanthus chrysotricha.

Untuk yang berwarna ungu pun, ada spesies Handroanthus impetiginosus yang dulunya pernah disebut sebagai pernah disebut sebagai Tabebuia impetiginosa atau purple tabebuia.

Ketika dihubungi kembali oleh Kompas.com pada Kamis (22/8/2019); Destario pun menjelaskan bahwa kedua genus tersebut memang punya banyak kemiripan karena secara genetik, berkerabat dekat dan masih dalam satu family yang sama.

Keduanya sama-sama berasal dari Amerika tengah hingga Amerika selatan, menyukai lingkungan yang panas dengan cahaya matahari penuh, tahan suhu tinggi, toleran kekeringan, dan sangat adaptif pada dataran rendah.

Baca juga: Unik dan Langka, Tumbuhan Ini Punya Bunga Mirip Burung Kolibri

Bunga dari Tabebuia dan Handroanthus juga sama-sama berbentuk terompet dan buahnya berbentuk kapsul memanjang berisi biji dengan membran bersayap.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X