7 Fakta Unik soal Komodo, Asal Australia dan Bisa Berkembang Biak Tanpa Kawin

Kompas.com - 06/08/2019, 20:06 WIB

5. Suka mencuri bangkai di pemakaman

Komodo tidak selalu atau bahkan sering berburu makanan mereka. Sebaliknya, mereka makan banyak bangkai. Mereka bahkan bisa mendeteksi bangkai sejauh enam mil.

Sayangnya bagi manusia yang hidup di antara hewan ini, itu bisa berarti komodo akan berpesta pora memakan kerabat yang baru saja dikuburkan.

Hal ini menyebabkan orang yang hidup di sekitar komodo beralih dari kuburan di tanah berpasir ke tanah liat. Terkadang mereka juga menambahkan tumpukan batu di atas kuburan.

6. Komodo betina bisa berkembang biak tanpa kawin

Pada tahun 2006, sebuah tim peneliti memverifikasi bahwa komodo betina bisa mereproduksi tanpa kawin melalui proses yang dinamakan parthenogenesis.

Proses yang telah ditemukan pada 70 spesies vertebrata ini merupakan cara berkembang biak di mana sebutir telur bisa matang menjadi embrio tanpa dibuahi oleh sperma.

Tergantung dari lingkungannya, seekor komodo betina bisa berkembang biak secara seksual (kawin) atau aseksual (tanpa kawin).

Baca juga: Ekosistemnya Rusak, Taman Nasional komodo Jadi Perhatian UNESCO

7. Kanibal

Komodo sering kali memangsa sesamanya karena makanan atau mangsa tidak tersedia. Itulah sebabnya komodo kecil atau yang muda menghabiskan banyak waktunya di atas pohon. Tujuannya adalah untuk menghindari bertemu dengan kadal yang lebih besar.

Selain bersembunyi di atas pohon, komodo muda juga punya beberapa trik lagi.

Diungkapkan oleh Smithsonian National Zoo, komodo muda sering berguling-guling di tinja, agar baunya dihindari oleh komodo besar.

Komodo kecil juga sering melakukan ritual khusus untuk meredakan amarah komodo besar. Dalam ritual ini, komodo kecil mondar-mandir di sekitar lingkaran makanan dengan ekor lurus keluar. Mereka lantas menggoyangkan-goyangkan tubuh mereka dari satu sisi ke sisi lainnya secara berlebihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Mnn.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.