Kompas.com - 25/07/2019, 10:37 WIB

KOMPAS.com - Data AirVisual situs penyedia peta polusi online harian kota-kota besar di seluruh dunia, pada Kamis (25/7/2019) pukul 6.00 WIB menunjukkan Jakarta memiliki Nilai Indeks Kualitas Udara (AQI) 201 atau masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Kemudian pada pukul 9.00 WIB sudah mulai turun menjadi 158 dan masuk dalam kategori tidak sehat.

Meski sudah turun, kualitas udara di Jakarta masih berada di urutan nomor 4 terburuk di dunia setelah Dubai-UEA, Krasnoyarsk-Rusia, dan Astana-Kazakhstan.

Pengukuran AQI AirVisual ini berdasar alat pengukur yang ada di Kedubes AS, Jakarta.

Selain mengandalkan data AirVisual, ibu kota baru memiliki lima stasiun pemantau kualitas udara (SPKU) untuk mengukur Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di ibu kota.

Salah satunya ada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Bahkan sehjak semalam, data ISPU KLHK menunjukkan kualitas udara Jakarta tidak sehat.

Baca juga: Selain Lidah Mertua, Pemprov DKI Punya 3 Ide Lain Atasi Polusi Udara

Grafik parameter PM 2,5 pada pukul 8.00 WIB (25/7/2019). Grafik parameter PM 2,5 pada pukul 8.00 WIB (25/7/2019).

"Data KLHK pun, (bisa dilihat di link http://iku.menlhk.go.id/aqms/pm25) sejak jam 12.00 malam tadi menunjukkan (udara) tidak sehat dengan angka PM 2,5 di atas 100 ug/m3," ujar Bondan Andriyanu, Juru Kampanye Energi Greenpeace Indonesia, kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis (25/72/2019).

Kemudian pada pukul 9.00 WIB, update ISPU KLHK GBK Jakarta menunjukkan kualitas udara ibu kota dalam kondisi sedang.

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Jakarta pada Kamis (25/7/2019) pukul 9.00 WIB. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Jakarta pada Kamis (25/7/2019) pukul 9.00 WIB.

Dalam wawancara di kesempatan berbeda dengan Kompas.com, Bondan pernah berkata bahwa kualitas udara di pagi hari biasanya sangat tidak sehat dan menjelang siang mulai jam 10.00 pagi mulai menurun.

Nah, terkait kualitas udara yang ternyata memburuk sejak jam 24.00 WIB, Bondan menduga ini ada kaitannya dengan cuaca.

"Selain cuaca, bisa jadi kalau asumsinya di jam tersebut tidak ada kendaraan (tidak macet) artinya, ada sumber pencemar lain. DKI kan juga bilang kalau selain transportasi ada sumber lain," ungkap Bondan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Hernia atau Turun Berok yang Diderita Ayah Ayu Ting Ting

Mengenal Hernia atau Turun Berok yang Diderita Ayah Ayu Ting Ting

Oh Begitu
Banjir di Kalimantan Selatan, Begini Analisis BMKG

Banjir di Kalimantan Selatan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
7 Manfaat Beras Merah bagi Kesehatan, Cocok untuk Diet dan Penderita Diabetes

7 Manfaat Beras Merah bagi Kesehatan, Cocok untuk Diet dan Penderita Diabetes

Oh Begitu
Perubahan Iklim Tingkatkan Kemungkinan Kebakaran Hutan Secara Global

Perubahan Iklim Tingkatkan Kemungkinan Kebakaran Hutan Secara Global

Oh Begitu
Sejarah dan Asal-usul Nama Samarinda, Berawal dari Sama dan Rendah

Sejarah dan Asal-usul Nama Samarinda, Berawal dari Sama dan Rendah

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Vaksin Cansino Mengandung Ginjal Embrio Bayi | Kepadatan Tulang Astronot Menurun | Parade 5 Planet Juni

[POPULER SAINS] Vaksin Cansino Mengandung Ginjal Embrio Bayi | Kepadatan Tulang Astronot Menurun | Parade 5 Planet Juni

Oh Begitu
Alat Pernapasan pada Tumbuhan

Alat Pernapasan pada Tumbuhan

Oh Begitu
Benarkah Vaksin Cansino Mengandung Ginjal Embrio Bayi?

Benarkah Vaksin Cansino Mengandung Ginjal Embrio Bayi?

Oh Begitu
Penyebab Karang Gigi dan Macam-Macam Karang Gigi

Penyebab Karang Gigi dan Macam-Macam Karang Gigi

Kita
Bagaimana Parade 5 Planet Bulan Juni Pengaruhi Rancangan Misi Luar Angkasa?

Bagaimana Parade 5 Planet Bulan Juni Pengaruhi Rancangan Misi Luar Angkasa?

Fenomena
5 Menu Sarapan untuk Menurunkan Kolesterol, Salah Satunya Putih Telur

5 Menu Sarapan untuk Menurunkan Kolesterol, Salah Satunya Putih Telur

Oh Begitu
Keluar Darah di Saat Tidak Haid, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya?

Keluar Darah di Saat Tidak Haid, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya?

Halo Prof!
6 Makanan dan Minuman Penyebab Gigi Kuning dan Cara Menguranginya

6 Makanan dan Minuman Penyebab Gigi Kuning dan Cara Menguranginya

Kita
Ular Tanah, Ular Berbisa yang Sering Muncul di Pemukiman

Ular Tanah, Ular Berbisa yang Sering Muncul di Pemukiman

Oh Begitu
Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Tengah Kasus Subvarian Omicron Meningkat, Ini Rekomendasi IDAI

Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Tengah Kasus Subvarian Omicron Meningkat, Ini Rekomendasi IDAI

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.