Kompas.com - 15/07/2019, 12:27 WIB

Fenomena Matahari di atas Kabah diakibatkan oleh gerak semu Matahari, di mana posisi tampak Matahari seperti bergeser setiap harinya dalam kurun waktu satu tahun.

Seperti diberitakan Kompas.com (27/5/2019), jika kita menghadap ke Matahari hari ini, maka secara otomatis kita juga menghadap kiblat. Begitu pula setiap benda yang terpasang tegak lurus akan menghasilkan bayangan yang terimpit dengan arah kiblat di tempat tersebut.

Baca juga: Matahari Ada di Atas Kabah Hari Ini, Apa yang Terjadi dan Kapan Persisnya?

BMKG menambahkan, peristiwa ini hanya berlaku untuk Indonesia bagian Barat dan Tengah. Sementara untuk Indonesia bagian Timur dilakukan di antipoda Kabah (sebalik arah Kabah) yang terjadi setiap 16 Januari pukul 6.29 WIT dan 28 November pukul 6.09 WIT.

Untuk Indonesia bagian Barat dan Tengah, fenomena ini juga berlangsung dua kali, yakni pada 27-29 Mei pukul 16.18 serta 15-16 Juli pada pukul 16.26 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.