Ramai Dibicarakan dalam Hoaks Audrey Yu yang Viral, Apa Sih Sebenarnya Jenius?

Kompas.com - 10/07/2019, 13:07 WIB
Foto Albert Einstein yang terjual seharga 125.000 dollar AS.Arthur Sasse/Nate D. Sanders Auctions Foto Albert Einstein yang terjual seharga 125.000 dollar AS.

KOMPAS.com - Jenius atau seseorang dengan kecerdasan luar biasa punya pertanyaan mendalam dan kritis akan dunia. Jenius tak melulu dibuktikan dengan hasil tes IQ yang tinggi.

"Orang jenius selalu mempertanyakan. Mereka tidak tahu jawabannya, tapi pertanyaan-pertanyaan mereka dan keingintahuan itu membuat mereka terjun ke bidangnya," kata psikolog Frank Lewis, pengawas tes IQ untuk American Mensa, komunitas orang-orang jenius seperti dilansir dari Live Science.

Orang jenius punya keingintahuan yang besar dan kemampuan memhami untuk kemudian mencari tahu dan datang dengan jawaban.

Kejeniusan justru tak ditandai dengan hasil tes IQ yang tinggi. Albert Einstein, misalnya, diyakini tak akan mampu dapat hasil yang tinggi dalam tes IQ karena seorang jenius tidak hanya memikirkan satu jawaban, tetapi juga jutaan lainnya yang memungkinkan dan malah kebingungan.

"Ini kembali kepada kebiasan berpikir di luar kotak dan ini tidak bisa dites," ujar Lewis.

Baca juga: Tanpa Perempuan Jenius Ini, Foto Lubang Hitam Mungkin Tak Pernah Ada

Sementara itu, profesor psikologi University of California Dean Keith Simonton mengatakan bahwa seorang jenius sulit didefinisikan. Jenius adalah kombinasi dari kecerdasan di atas rata-rata, kreativitas, dan kontribusinya bagi kemanusiaan.

Simonton menduga bahwa semua jenius punya proses yang sama untuk berkontribusi kepada dunia. Mereka bermula dari ide, dan ide yang menghasilkan banyak pertanyaan-pertanyaan ini akan mengarahkan mereka kepada percobaan. Keingintahuan kemudian akan membawa mereka kepada solusi.

"Pemikir luar biasa bermula dari hal mendasar ketika mereka berusaha menuju ke hal-hal yang belum diketahui," kata Lewis.

Psikiater dan pakar neurosains University of Iowa Nancy Adreasen menggunakan functional magnetic resonance imaging (fMRI) untuk mengamati aktivitas otak orang jenius.

Ia menguji para penulis dengan IQ di atas 120 yang tergolong cerdas namun belum luar biasa. Mereka menjalani tes kata, gambar, dan pola.

Baca juga: Selain Jenius, Leonardo da Vinci Ternyata Seorang Ambidextrous

"Beberapa orang melihat hal yang kita tidak bisa lihat, mereka benar, dan mereka termasuk jenius yang kreatif," kata Andreasen.

"Sementara beberapa orang melihat hal yang kita tidak bisa lihat, mereka salah, dan mereka termasuk orang dengan kelainan mental," ujar dia.

Menurut Andreasen ada orang yang tergolong ke keduanya. Orang-orang kreatif punya kecenderungan kelainan mental yang lebih tinggi. Mereka mewarisinya dari keluarga mereka. Diagnosis yang paling umum biasanya kepribadian ganda, depresi, kecemasan, dan kecanduan alkohol.

Dalam studi yang mengamati otak Albert Einstein, para peneliti menemukan adanya lipatan tambahan dalam bagian otaknya yang berfungsi untuk memproses pemikiran dengan kesadaran. Bagian depan otaknya yang berkaitan dengan pemikiran abstrak dan perencanaan, juga ada lipatan tambahan.

Namun, faktor yang membuat seseorang menjadi jenius masih jadi misteri. Meski Mensa mampu mengukur kecerdasan, tak ada jaminan atau tes untuk mengukur Einstein berikutnya. Jenius masih menjadi misteri.

Baca juga: Surat Tuhan Bermain Dadu Milik Einstein Dilelang, Apa Isinya?

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Benarkah Kecanduan Main 'Game' Sebabkan Gangguan Jiwa? Ini Kata Dokter

Benarkah Kecanduan Main "Game" Sebabkan Gangguan Jiwa? Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Gerhana Bulan Sebagian Rabu Dini Hari, Bakal Ditemani 2 Planet Ini

Gerhana Bulan Sebagian Rabu Dini Hari, Bakal Ditemani 2 Planet Ini

Oh Begitu
Penyebab Gempa Bali, Ada Geliat di Lempeng Indo-Australia

Penyebab Gempa Bali, Ada Geliat di Lempeng Indo-Australia

Oh Begitu
Viral Video Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Canggu, Dikaitkan Gempa Bali Hari Ini, Benarkah?

Viral Video Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Canggu, Dikaitkan Gempa Bali Hari Ini, Benarkah?

Oh Begitu
Gempa Bermagnitudo 6 Guncang Bali, BMKG Ungkap Sebab dan Keunikannya

Gempa Bermagnitudo 6 Guncang Bali, BMKG Ungkap Sebab dan Keunikannya

Oh Begitu
Durasi Gerhana Bulan Sebagian pada Rabu Dini Hari, Ini Daftarnya...

Durasi Gerhana Bulan Sebagian pada Rabu Dini Hari, Ini Daftarnya...

Fenomena
Panduan Lihat Gerhana Bulan Sebagian Rabu Dini Hari, Gerhana Bulan Kasatmata Terakhir hingga 2021

Panduan Lihat Gerhana Bulan Sebagian Rabu Dini Hari, Gerhana Bulan Kasatmata Terakhir hingga 2021

Oh Begitu
Saksikan Gerhana Bulan Kasatmata Terakhir Malam Ini, Takkan Terjadi hingga 2021

Saksikan Gerhana Bulan Kasatmata Terakhir Malam Ini, Takkan Terjadi hingga 2021

Fenomena
Spesial, Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Sebagian pada Rabu Dini Hari

Spesial, Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Sebagian pada Rabu Dini Hari

Fenomena
5 Fakta Matahari di Atas Kabah, Waktu Hingga Cara Sempurnakan Kiblat

5 Fakta Matahari di Atas Kabah, Waktu Hingga Cara Sempurnakan Kiblat

Fenomena
Gempa Hari Ini: 5 Kali Guncangan, Wilayah Mana Saja?

Gempa Hari Ini: 5 Kali Guncangan, Wilayah Mana Saja?

Kita
Tak Ada Toilet di Misi Apollo, Begini Cara Neil Armstrong Buang Hajat

Tak Ada Toilet di Misi Apollo, Begini Cara Neil Armstrong Buang Hajat

Oh Begitu
Pria Inggris Jadi Buta karena Pakai Lensa Kontak Saat Mandi, Kok Bisa?

Pria Inggris Jadi Buta karena Pakai Lensa Kontak Saat Mandi, Kok Bisa?

Fenomena
Sains Diet, Kuning Telur Perlu Dihindari atau Tidak?

Sains Diet, Kuning Telur Perlu Dihindari atau Tidak?

Oh Begitu
Matahari Tepat di Atas Kabah, Waktunya Cek Ulang Arah Kiblat

Matahari Tepat di Atas Kabah, Waktunya Cek Ulang Arah Kiblat

JEO
Close Ads X