Greenland Mencair Parah, 2 Miliar Ton Es Hilang dalam Sehari

Kompas.com - 18/06/2019, 17:02 WIB
Bandara Narsarsuaq di Greenland. Readers DigestBandara Narsarsuaq di Greenland.


KOMPAS.com - Greenland sedang mengalami krisis pencairan es paling ekstrem. Sekitar 2 miliar ton es menghilang hanya dalam waktu sehari, minggu lalu.

Ini setara dengan 340 piramida Giza, 80.000 Patung Liberty, atau 12 juta ekor paus biru.

Sebenarnya kutub utara meleleh merupakan peristiwa alami yang terjadi setiap tahun antara bulan Juni sampai Agustus, dan puncaknya bulan Juli. Namun, jumlah es yang mencair pekan lalu tak lazim.

Baca juga: Sempat Menyusut, Lapisan Gletser di Greenland Kini Tumbuh Lagi

Rekor pencairan es Greenland sebelumnya terjadi pada 2012. Saat itu hampir semua lapisan es Greenland mencair untuk pertama kalinya dalam sejarah yang terdokumentasi.

Menurut laporan CNN, pencairan es pada tahun ini terjadi tiga minggu lebih awal dari pada biasanya.

Menurut ahli, jika es menghilang secara prematur maka akan ada dampak buruk dalam beberapa bulan mendatang terkait efek albedo.

Efek Albedo mengacu pada jumlah energi matahari yang dipantulkan kembali ke ruang angkasa.

Nah, salju dan es bertugas untuk memantulkan lebih banyak cahaya matahari ke angkasa agar tanah tetap dingin sehingga pencairan es dapat dicegah.

Namun, ketika salju dan lapisan es sudah berkurang masif, maka energi matahari akan lebih banyak diserap tanah. Hal ini membuat suhu naik dan es makin mencair. Hal ini seperti lingkaran setan.

Selain efek albedo, fenomena ini diduga akan memicu munculnya udara lembab dan suhu tinggi dari Atlantik Tengah sampai ke Greenland.

Jika peristiwa ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin gunung Everest akan kehilangan es pada 2100. Menurut para ahli, hal ini tak lain karena perubahan iklim.

Baca juga: Greenland Bisa Jadi Tambang Pasir Baru kalau Es Terus Mencair

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Fenomena
Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X