Studi Ungkap Manfaat Liburan ke Alam Terbuka Saat Mudik bagi Anak

Kompas.com - 29/05/2019, 18:35 WIB
Ilustrasi anak di alam bebas Ilustrasi anak di alam bebas

KOMPAS.com – Sudahkah Anda menentukan destinasi liburan bersama keluarga untuk mudik tahun ini? Jika belum, Anda dapat mempertimbangkan lokasi yang berupa alam terbuka dan dikelilingi oleh banyak tumbuhan.

Pasalnya, studi terbaru mengungkap bahwa kunjungan ke alam bebas, baik itu berupa ruang hijau, seperti kebun, hutan, atau taman kota, dan ruang biru seperti sungai, danau, atau pantai, dapat berpengaruh pada perkembangan emosional anak dan kesehatan mentalnya saat dewasa kelak.

Studi ini merupakan salah satu bukti bahwa terdapat hubungan antara kontak terhadap alam dengan kesehatan mental seseorang.

Studi yang dipublikasikan di jurnal International Journal of Environment Research and Public Health ini dilakukan dengan menganalisis data responden dari 3.600 orang dewasa yang tersebar di beberapa kota di Eropa, antara lain Barcelona, Doetinchem, Kaunas, dan Stoke-on-Trent.

Baca juga: 4 Tips Pakar agar Mudik Sustainable dan Ramah Lingkungan

Responden diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait seberapa sering mereka mengunjungi alam serta aktivitas yang dilakukannya, seperti contohnya mendaki pegunungan, bermain di halaman belakang, dan lain-lain.

Mereka juga dimintai pendapatnya mengenai ruang terbuka hijau di area pemukiman yang mereka tinggali saat ini, serta seberapa penting peranannya dalam keseharian.

Kesehatan mental para responden diamati berdasarkan tingkat kecemasan dan frekuensi kemunculan perasaan depresi dalam kurun waktu empat minggu terakhir, serta tingkat energi dan keletihan melalui serangkaian tes psikologis.

Sementara itu, kondisi ruang terbuka hijau di sekeliling tempat tinggal mereka diamati berdasarkan citra satelit.

Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa orang dewasa yang jarang menghabiskan waktu masa kecilnya di alam bebas memiliki skor yang rendah pada tes untuk uji kesehatan mental, dibandingkan responden yang sering mengunjungi alam terbuka.

Baca juga: Jelang Lebaran, Kenali 5 Penyakit yang Kerap Dialami Saat Mudik

“Secara umum, partisipan dengan paparan rendah terhadap alam saat kecil berpandangan bahwa lingkungan alami kurang begitu penting,” ujar Myriam Preuss, peneliti yang terlibat dalam studi ini, dilansir dari EurekAlert.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X