Kompas.com - 24/05/2019, 14:30 WIB
Penyu laut mati akibat tersedak sampah plastik Penyu laut mati akibat tersedak sampah plastik

Kabar buruknya lagi, penyu itu adalah Kemp's Ridley (Lepidochelys kempii), spesies paling langka di dunia.

South Walton Turtle Beach, LSM di Florida, pun mengajak semua orang untuk berhenti membuang sampah di pantai. Mereka mengatakan, ini sangat, sangat menyedihkan, dan sangat mudah untuk dicegah.

Mereka menegaskan, tolong jangan meninggalkan barang-barang Anda, apa pun itu, di pantai. Kematian penyu ini sangat disayangkan oleh para pakar lingkungan.

Baca selengkapnya: Ini Ulah Manusia, Penyu Paling Langka di Dunia Mati Terjerat Kursi Bar

 

Pasalnya, beberapa bulan sebelumnya penyu Kemp’s Ridley lainnya ditemukan terperangkap di kursi pantai di Pulau Dauphin, Alabama. Penyu tersebut juga meninggal karena terjerat tali yang menempel pada kursi tersebut.

Sebenarnya, para ahli satwa liar telah lama memperingatkan tentang bahaya meninggalkan kursi pantai bagi penyu. Kursi-kursi itu bisa hanyut dan menenggelamkan para penyu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu, kursi-kursi yang tetap di pantai pun bisa menjadi hambatan bagi penyu untuk bersarang dan menetas.

Fenomena ini juga ditanggapi oleh Richard Brewer, relawan kelompok advokasi penyu. Brewer menyebut peristiwa memilukan ini sebenarnya bisa dicegah.

Baca selengkapnya: Penyu Langka Mati Terjerat Kursi Pantai, Apa Pelajaran untuk Kita?

3. Telan Plastik

Masalah sampah manusia dan penyu sepertinya berhubungan cukup erat. Pada 2018 lalu, seekor penyu hijau di Thailand mati akibat sejumlah sampah yang dihasilkan manusia.

Hasil nekropsi menunjukkan bahwa dalam perut penyu itu terdapat serpihan plastik, karet gelang, serpihan balon dan berbagai sampah lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X