Kompas.com - 24/05/2019, 14:30 WIB
Penyu laut mati akibat tersedak sampah plastik Penyu laut mati akibat tersedak sampah plastik

Sampah-sampah itu menyumbat saluran usus hewan malang tersebut. Akibatnya, hewan itu tidak bisa makan. Ujungnya, hewan ini mati lemas.

Dokter hewan yang menangani penyi tersebut menegaskan bahwa penyebab utama kematian penyu itu adalah sampah di laut.

Baca selengkapnya: Lagi, Penyu Hijau di Thailand Tewas Akibat Telan Plastik

Kisah penyu hijau itu merupakan satu di antara ribuan kisah penyu lain yang mati akibat sampah manusia.

Sebuah penelitian dari University of Exeter, Inggris menemukan bahwa sampah plastik yang dihasilkan manusia telah membunuh 1.000 penyu laut setiap tahunnya.

Bagi penyu, kantong plastik terlihat seperti ubur-ubur yang lezat. Jaring ikan yang hanyut juga terlihat seperti rumput laut tak berbahaya.

Tapi jika penyu menelan sampah plastik atau terjerat jaring ikan, bisa sangat mematikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para peneliti juga menyebut berbagai macam sampah plastik yang berakhir di samudera dapat membunuh kura-kura. Hewan tersebut terjerat plastik dan bisa tersedak hingga mati.

Tak hanya itu, penyu juga bisa kehilangan tungkai, melukai diri sendiri, atau memakan sampah sebagai makanan biasa karena pencemaran plastik. Saat ditemukan pun, hewan laut ini mati dengan perut penuh dengan sampah.

Sampah-sampah itu menyumbat perut penyu sehingga ia mati kelaparan. Bahkan mungkin polusi plastik akan membuat tingkat kematian penyu lebih besar lagi.

Baca selengkapnya: Makin Mengerikan, Tiap Tahun 1.000 Penyu Mati akibat Sampah Plastik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.