Tak Seperti Avenger Hulk, Begini Dampak Paparan Gamma di Dunia Nyata

Kompas.com - 27/04/2019, 13:08 WIB
Penampilan Hulk dalam Avengers: Infinity War Marvel StudiosPenampilan Hulk dalam Avengers: Infinity War

KOMPAS.com - Bruce Banner, salah satu anggota Avenger berubah menjadi Hulk setelah terkena tes ledakan bom gamma yang diciptakannya sendiri.

Dia berubah menjadi sosok raksasa, monster humanoid yang sangat emosional.

Dalam film Avenger: Endgame yang sedang heboh ini, Hulk kembali berurusan dengan paparan radiasi gamma.

Lantas, seperti apa radiasi gamma di kehidupan nyata?

Baca juga: Avenger: Endgame, Apakah Spoiler Sebuah Bantuan atau Kejahatan?

Melansir Live Science, (11/6/2008), sinar gamma adalah bentuk energi tertinggi di semesta. Energi ini terbentuk dari radiasi elektromagnetik yang diproduksi oleh radioaktivitas seperti dalam proses nuklir, penghancuran elektron-positron, hingga kematian bintang di semesta.

Dari definisi tersebut mungkin kita bisa membayangkan seberapa dahsyat energi yang dihasilkan dan mematikan. Menurut para ahli, energi sinar gamma bisa 10.000 kali lebih banyak dibanding sinar cahaya yang terlihat.

Kalau Hulk digambarkan berubah menjadi hijau karena sinar gamma, sebenarnya warnanya bukan hijau. Sinar gamma justru tidak memiliki warna sama sekali.

Sinar kematian

Seperti halnya sinar-X dosis tinggi yang mematikan, ledakan bom gamma juga bisa membunuh banyak orang. Itulah mengapa dalam film Avenger digambarkan hanya Thanos dan superhero terkuat yang mampu menahan efek sinar gamma.

Di dunia nyata, sinar gamma dapat menjatuhkan elektron seperti bola bowling. Partikel bermuatan ini kemudian mengganggu ikatan kimia apa pun yang bersinggungan dan mendatangkan malapetaka dan menghasilkan fragmen molekuler yang bertindak sebagai racun.

Intinya, bom gamma di kehidupan nyata tidak akan mengubah Bruce Banner menjadi Hulk terkuat, tapi dengan cepat akan membuat dia menjadi mayat karena penyakit radiasi atau tewas karena terbakar secara instan.

Baca juga: Begini Nasib Bumi Bila Jentikan Jari Thanos Terjadi di Dunia Nyata

Dengan energi luar biasanya, sinar gamma bermanfaat di dunia medis. Sebuah alat medis bernama pisau gamma mampu membunuh tumor dengan mengarahkan sinar gamma ke otak pasien, tentu dengan dosis yang bisa diterima manusia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Fenomena
Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Kita
Data Uji Klinis 1 Bulan Tunjukkan Vaksin Covid-19 Sinovac 'Aman'

Data Uji Klinis 1 Bulan Tunjukkan Vaksin Covid-19 Sinovac "Aman"

Fenomena
BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

Fenomena
Kasus Covid-19 Global Tembus 60 Juta, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Kasus Covid-19 Global Tembus 60 Juta, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Fenomena
Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Oh Begitu
2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

Oh Begitu
Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Oh Begitu
Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Oh Begitu
Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Oh Begitu
Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Fenomena
Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Kita
Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Oh Begitu
Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Kita
Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X