Foto Pertama Lubang Hitam Terungkap, Ini yang Perlu Digarisbawahi

Kompas.com - 11/04/2019, 13:43 WIB
Foto pertama lubang hitam yang didapatkan lewat observasi dengan Event Horizon Telescope (EHT) EHTFoto pertama lubang hitam yang didapatkan lewat observasi dengan Event Horizon Telescope (EHT)

Gelombang radio sendiri merupakan satu bentuk radiasi elektromagnetik yang terbentuk ketika objek bermuatan listrik dari gelombang osilator (gelombang pembawa) dimodulasi dengan gelombang audio (ditumpangkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF: radio frequency) pada suatu spektrum elektromagnetik, dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik.

" Lubang hitam berdasar definisi itu adalah benda langit eksotik dengan massa jenis demikian rupa. Sehingga gravitasinya yang begitu besar tak hanya sekedar melengkungkan ruang-waktu di sekelilingnya dengan kuat, tapi membuatnya membentuk asimtot alias "sumur" tanpa dasar," jelas Marufin.

Dia melanjutkan, pada prinsipnya semua benda di alam semesta bergerak dengan menyusuri lengkungan ruang-waktu, termasuk cahaya.

"Kala ruang-waktu menjadi asimtot, maka benda apapun takkan bisa lolos darinya. Itulah yang terjadi pada lubang hitam," sambung dia.

Beberapa teori mengungkap lubang hitam dapat menyedot materi dari bintang-bintang tetangganya. Materi itu berupa plasma atau gas-gas superpanas yang terionisasi, yang bergerak ke lubang hitam menyusuri lintasan berbentuk spiral. Hal ini ditunjukkan dengan warna oranye seperti api pada gambar.

Semakin dekat ke lubang hitam, maka materi semakin terpanaskan dengan hebat. Hal inilah yang membuat lubang hitam memancarkan gelombang radio dalam spektrum sangat lebar, mulai gelombang panjang hingga sinar X.

"Tepat saat plasma hendak masuk ke lubang hitam, ia memasuki kawasan horizon peristiwa. Di sini pemanasan mencapai puncaknya yang membuat intensitas sinar X terkuat terjadi," jelas Marufin.

"Apa yang dideteksi oleh sistem teleskop Event Horizon (EHT) dan dipublikasikan semalam adalah horizon peristiwa-nya," imbuhnya.

Dengan begitu, horizon peristiwa bisa disebut sebagai perbatasan dalam ruang-waktu suatu daerah di lubang hitam.

Baca juga: Berhasil Dipotret Pertama Kali, Ini 5 Fakta Tentang Lubang Hitam

Dari foto tersebut, Marufin berkata ini adalah salah satu penemuan terpenting di abad ke-21 di dunia sains.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X