Berhasil Dipotret Pertama Kali, Ini 5 Fakta Tentang Lubang Hitam

Kompas.com - 11/04/2019, 12:30 WIB
Lubang hitam masih menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga sekarang newsweekLubang hitam masih menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga sekarang

2. Mampu Mengisap Benda Seukuran Matahari

Tim astronom Australia National University (ANU) baru saja mengidentifikasi adanya lubang hitam sangat besar yang dapat mengisap benda langit dengan sangat cepat.

Lubang hitam ini disebut sangat rakus karena mampu mengisap benda langit yang massanya setara Matahari setiap dua hari sekali. Menurut analisis ANU, pertumbuhan black hole ini sangat cepat, yakni satu persen setiap jutaan tahun.

Sebelum "monster" lubang hitam ini ditemukan, para ilmuwan harus meneliti sekitar 12 miliar tahun cahaya di luar angkasa. Artinya, mereka melihat obyek seperti itu pada 12 miliar tahun lalu, tidak terlalu lama setelah Big Bang.

Baca selengkapnya: "Monster" Lubang Hitam Ini Sanggup Isap Benda Langit Seukuran Matahari

3. Menyemburkan Material Ketika Mengisap Bintang

Para ilmuwan berhasil mengambil gambar fenomena semburan material ketika sebuah bintang "tertelan" oleh gaya gravitasi dari sebuah lubang hitam di inti galaksi, dan itu bukan ledakan supernova.

Dikutip dari Phys.org, Kamis (14/6/2018), para ahli mendapatkan petunjuk awal peristiwa semburan di lubang hitam tersebut pada 30 Januari 2005. Saat itu, para astronom menggunakan Teleskop William Herschel di Kepulauan Canary sedang mengamati tabrakan dua galaksi yang disebut Arp 299.

Peristiwa ini berjarak hampir 150 juta tahun cahaya dari Bumi. Lalu pada 17 Juli 2005, para ahli mendeteksi adanya sumber emisi baru pada gelombang radio yang berbeda dari lokasi yang sama.

Saat itu, para ahli menggunakan teleskop sinar inframerah dan gelombang radio, termasuk teleskop yang ada di National Science Foundation Very Long Baseline Array (VLBA).

"Seiring waktu, objek baru tersebut tetap menyala dalam deteksi gelombang inframerah dan radio, namun tidak secara kasat mata dan X-ray," kata Seppo Mattila dari Universitas Turku di Finlandia.

Baca selengkapnya: Kali Pertama, Ahli Tangkap Semburan Lubang Hitam yang Menelan Bintang

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X