Aneh tapi Nyata, Seekor Anjing Punya Dua Mulut dan Satu Telinga

Kompas.com - 04/04/2019, 20:04 WIB
Toad, anjing lima tahun dengan anatomi tubuh ganjil. Dia memiliki dua mulut dan satu telinga. Toad, anjing lima tahun dengan anatomi tubuh ganjil. Dia memiliki dua mulut dan satu telinga.

KOMPAS.com - Toad adalah anjing betina berusia lima tahun yang spesial. Kalau makhluk hidup lain memiliki dua kuping dan satu mulut, Toad justru punya dua mulut dan satu telinga.

Melansir IFL Science, Rabu (3/4/2019), mulut kedua Toad berada di tempat yang seharusnya menjadi telinga kanannya. Seperti mulut pada umumnya, di sana juga tumbuh gigi dan air liur.

Pemilik Toad, Heather Hernandez merupakan pendiri Mutt Misfits, sebuah pusat penyelamatan hewan dengan masalah medis serius.

Saat Toad dibawa ke tempat Hernandez, ia segera menemukan sesuatu yang ganjil, yakni "mulut" sekunder di bagian yang seharusnya menjadi telinga.

Baca juga: Studi Terkini Ungkap Anjing dapat Mengendus Aroma Kejang

"Segera kami menyadari bahwa Toad berbeda dengan anjing lain," ujar Hernandez.

Meski di mulut kedua ditemukan gigi beserta air liur, namun "mulut" itu tidak dapat membuka dan menutup.

Anatomi yang ganjil membuat tengkoraknya tidak sejajar. Hal ini pada akhirnya membuat kemampuan indra penciuman, pendengaran, dan penglihatan Toad terbatas.


Dokter hewan menemukan, beberapa gigi di mulut sekundernya kerap patah dan hal itu menyebabkan rasa sakit pada Toad. Saat gigi itu disingkirkan, Toad terlihat lebih nyaman.

"Toad adalah anjing yang sangat setia dan manja dengan manusia. Dia sangat suka duduk di pangkuanku, padahal semua anjing lain menghindarinya" jelas Hernandez.

"Semua anjing seperti paham bahwa dia (Toad) membutuhkan perhatian khusus. Dan kami tidak mengesampingkan kenyataan bahwa mulut sekunder bisa menyebabkan masalah suatu saat nanti. Namun kami tidak dapat membereskannya dalam satu waktu. Untuk saat ini tidak ada masalah," imbuh dia.

Mutt Misfits adalah rumah bagi banyak anjing yang membutuhkan perhatian khusus. Hernandez mendirikannya karena tidak banyak organisasi yang fokus pada anjing berkebutuhan khusus.

Baca juga: Ini Kunxun, Anjing Polisi Kloningan Pertama dari China

"Sebagian besar kelompok penyelamat mengambil anjing yang masih mudah diadopsi orang lain. Sementara kami fokus menyelamatkan anjing dengan masalah medis, sakit, atau terluka," ungkap Hernandez.

"Kami ingin mengajak orang untuk memahami bahwa hewan tidak harus menjadi sempurna untuk menjadi hewan peliharaan yang sempurna," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X