Kompas.com - 15/03/2019, 10:32 WIB
Pameran Merangkai Jejak Peradaban Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat. Pameran Merangkai Jejak Peradaban Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat.

KOMPAS.com - Sepuluh peralatan emas yang khusus digunakan untuk penobatan Raja tersusun rapi di Bangsal Pagelaran Keraton Yogyakarta, tepat setelah pintu masuk.

Apakah ada penobatan Raja di Keraton? Tentu saja tidak. Itu adalah replika peralatan penobatan, sementara yang asli disimpan.

Kesepuluh benda berwarna emas itu merupakan simbol dari sifat yang harus dimiliki seorang Raja ketika berkuasa.

Misalnya patung bebek emas yang disebut Banyak berarti perhatian, kemudian Dalang dengan simbol kijang menggambarkan kecerdasan, Sawung dalam wujud ayam jago artinya wibawa, dan Galing berwujud merak merupakan simbol keberanian.

Baca juga: Pulangnya 75 Manuskrip Kuno Keraton Yogyakarta yang Dirampas Inggris

"Semuanya ini adalah penggambaran sifat Raja. Kalau Capuri itu tempat siri, artinya segala ucap Raja harus dituruti. Kalau Pengojokan itu tempat meludah dan membuang siri, artinya apa yang sudah dikatakan Raja tidak bisa ditarik kembali," kata seorang ibu paruh baya pegawai Keraton menjelaskan kepada Kompas.com sambil menunjuk dua benda yang ada di sisi kanan dan kiri kursi penobatan Raja yang disebut Dampar Kencana.

Empat benda lainnya adalah Kacu Mas sebagai simbol penghapus yang buruk, Kutuk atau tempat perhiasan sebagai lambang kemakmuran, Hardowalika berwujud naga sebagai lambang kekuatan, dan Kandil dalam wujud lentera sebagai lambang penerangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kesepuluh pelambang sifat Raja itu dipamerkan sebagai bagian dari peringatan 30 tahun bertakhtanya Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Selain sepuluh peralatan penobatan Raja, ruangan itu juga dipenuhi oleh puluhan naskah kuno yang ditulis ratusan tahun lalu.

Mulai dari babad atau kisah sejarah di masa lalu, serat, dan catatan warna-warni dari perpustakaan keraton, Kapustakan KHP Widyabudaya.

Sementara teks-teks bedhaya, srimpi, dan pethilan beksan, serta cathetan gendhing berasal dari koleksi Kapustakan KHP Kridhamardawa. Beberapa koleksi dari Bebadan Museum Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat juga turut dipamerkan untuk mendukung visualisasi naskah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Wycheproof, Gunung Terkecil di Dunia yang Berpenghuni

Gunung Wycheproof, Gunung Terkecil di Dunia yang Berpenghuni

Oh Begitu
Siswi SMA Jadi Korban Video Asusila Revenge Porn, Ini Saran Psikolog

Siswi SMA Jadi Korban Video Asusila Revenge Porn, Ini Saran Psikolog

Kita
Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Oh Begitu
Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Oh Begitu
Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.