Pertama Kalinya, Naskah Kuno Keraton Yogyakarta Dipamerkan ke Publik

Kompas.com - 15/03/2019, 10:32 WIB
Pameran Merangkai Jejak Peradaban Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat. Pameran Merangkai Jejak Peradaban Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat.

Seperti dimuat dalam situs resmi keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap masyarakat luas dapat memaknai sejarah penting di masa lalu guna membangun peradaban yang lebih bermartabat, menyambut terciptanya keraton milenial untuk generasi bangsa dan semesta.

Perjalanan para raja

Babad paling awal yang dipamerkan adalah Babad Ngayogyakarta Hamengku Buwono (HB) I sampai HB III yang tulisan halaman terakhir ditulis pada 12 Maret 1817.

Babad ini berkisah tentang sejarah Yogyakarta yang dimulai dengan pembagian wilayah Solo sesuai perjanjian Giyanti tahun 1755, dan kilas balik tentang Sri Sultan HB I (1755-1792).

Kemudian ada Babad Giyanti geger Inggrisan dumugi jumeneng Hamengku Buwono III. Seperti judulnya, babad ini mengisahkan pemberontakan terhadap jajahan Inggris sampai HB III naik tahta.

Babad-babad yang berisi bagaimana Yogyakarta dipimpin dari satu Raja ke Raja lain, sampai serat Pawukon yang berisi teks macapat, prosa, ramalan, ilmu nujum, sebab musabab gempa, gerhana dan lain-lain.

Carik KHP Widya Budaya, KRT Widyacandra Ismayaningrat mengatakan, naskah- naskah kuno yang disimpan KHP Widyabudaya mayoritas terbuat dari kertas lokal dari serat ketela.

Kertas seperti ini lebih tipis dan riskan rusak, sehingga sangat perlu diperhatikan perawatannya.

"Kami menyesuaikan dengan standar nasional. Stabil suhunya, di tempat ber-AC. Kemudian disimpan dalam boks kertas untuk menekan Ph kadar air, perlembar kertas disisipi kertas minyak," ujar Candra.

Baca juga: 5 Fakta Sejarah Majapahit, Kerajaan Terbesar di Nusantara

Naskah paling diminati

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X