Kompas.com - 08/02/2019, 19:35 WIB
dr. Ashadi Budi, Sp. THT-KL
Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala-Leher
RS Pondok Indah ? Bintaro Jaya RS Pondok Indahdr. Ashadi Budi, Sp. THT-KL Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala-Leher RS Pondok Indah ? Bintaro Jaya

Contoh kasus yang paling klasik yang sering saya temukan adalah orang dewasa muda yang sakit-sakitan terus, hampir setiap bulan sakit tenggorok, selalu bolak balik ke dokter dan akhirnya mulai membeli antibiotik sendiri.

Saat ditanya kenapa tidak mau amandelnya diangkat, jawabannya, "Karena takut sistem kekebalan tubuhnya berkurang". Dia tidak sadar bahwa justru amandel yang sakit itulah yang sedang membuat sistem pertahanan tubuhnya menjadi rendah.

Baca juga: Halo Prof! Apa Sebab Ruam Hitam yang Melebar di Tangan?

Tonsil merupakan sistem pertahanan tubuh berupa sistem kelenjar yang berfungsi seperti barier terhadap kuman. Ada empat pasang tonsil di bagian kepala manusia:

1. Tonsil palatina (amandel)
2. Tonsil adenoid (terletak di belakang hidung)
3. Tonsil lingual (terletak di pangkal hidung)
4. Tonsil tuba (terletak di pangkal saluran yang menghubungan telinga ke hidung)

Amandel sendiri sudah merupakan akronim untuk tonsil palatina yang merupakan 1 dari 4 tonsil yang ada di kepala. Jika dianalogikan terhadap kehidupan sehari-hari, amandel berfungsi seperti filter dan tempat sampah, sehingga perannya pada sistem kekebalan tubuh manusia sangatlah penting.

Namun, seiring dengan pajanan kuman yang berulang, amandel sendiri bisa menjadi sumber masalah. Jika hal itu terjadi, maka perlu dilakukan evaluasi perlu tidaknya amandel dipertahankan. Banyak kesalahpahaman mengenai peran amandel, sehingga banyak pula kasus yang salah penanganannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Amandel dibagi menjadi empat stadium. Stadium T merupakan stadium ukuran yang secara seragam dipelajari oleh seluruh dokter di seluruh dunia. Stadium T1 adalah normal, sedangkan T4 adalah amandel yang sudah sangat besar.

Namun, ukuran ini pun tidak menjadi patokan untuk mengangkat amandel. Tidak semua amandel yang besar harus diangkat.

Baca juga: Halo Prof! Kenapa Saya Nyeri di Tengah Kening dan Belakang Kepala?

Ada beberapa indikasi di mana amandel perlu diangkat, yakni indikasi relatif (disarankan untuk diangkat), dan indikasi absolut (harus diangkat).

Indikasi relatif pengangkatan amandel di antaranya:
1. Amandel yang dicurigai menjadi sumber infeksi berulang, ditandai dengan adanya sakit tenggorok atau demam atau batuk berulang, lebih dari 3 kali setahun atau lebih dari 2 kali selama 6 bulan.
2. Amandel yang menyebabkan bau mulut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X