Kompas.com - 28/01/2019, 17:35 WIB
Ilustrasi dinosaurus terbesar yang ditemukan di Argentina. SPLIlustrasi dinosaurus terbesar yang ditemukan di Argentina.

KOMPAS.com - Jika menilik kembali film fiksi ilmiah seperti Jurassic Park, Anda mungkin bertanya mungkinkah menghidupkan dinosaurus lagi?

Gagasan bahwa makhluk-makhluk purba itu kembali hidup mungkin menyenangkan sekaligus menakutkan. Terlebih jika kita melihat ukurannya yang begitu besar.

Dalam kehidupan nyata, banyak ahli yang juga tertarik pada ide ini. Sayangnya, beberapa ahli menegaskan bahwa hal itu sulit diwujudkan.

Salah satu yang berpendapat seperti itu adalah Susie Maidment, ahli paleontologi vertebrta di Museum Sejarah Alam London.

Baca juga: Paruh Penuh Taring, Spesies Baru Dinosaurus Ini Ditemukan di Inggris

Maidment menegaskan bahwa untuk menghidupkan kembali dinosaurus para ahli harus punya DNA. Sayangnya, DNA ini tidak terdapat di fosil tulang maupun nyamuk yang hidup zaman Jurassic.

"Kami memiliki nyamuk dan lalat yang menggigit sejak zaman dinosaurus, dan mereka benar-benar terawetkan dalam damar," kata Maidment dikutip dari Live Science, Sabtu (26/01/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi ketika damar mengawetkan benda, ia cenderung hanya melindungi kulit, bukan jaringan lunak. Jadi, Anda tidak mendapatkan darah yang terawetkan dalam nyamuk di damar itu," imbuhnya.

Para peneliti sebenarnya telah menemukan pembuluh darah dan kolagen dalam fosil dinosaurus. Sayangnya, komponen ini tidak memiliki DNA dinosaurus yang sebenarnya.

Berbeda dengan kolagen atau protein lain, DNA sangat rapuh dan sensitif terhadap sinar matahari serta air.

Sebagai informasi, DNA tertua yang diketahui saat ini berusia 1 juta tahun. Padahal, dinosaurus punah sekitar 66 juta tahun lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

Fenomena
Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Oh Begitu
Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.