Paruh Penuh Taring, Spesies Baru Dinosaurus Ini Ditemukan di Inggris - Kompas.com

Paruh Penuh Taring, Spesies Baru Dinosaurus Ini Ditemukan di Inggris

Kompas.com - 04/01/2019, 20:01 WIB
ilustrasi Klobiodon rochei ilustrasi Klobiodon rochei

KOMPAS.com - Para peneliti baru saja menemukan spesies dinosaurus baru yang hidup di zaman Jurassic. Spesies yang termasuk pterosaurus itu punya bentuk tubuh unik, paruhnya berbentuk seperti sayap dengan sayap kasar.

Tak hanya itu, hewan yang dinamai Klobiodon rochei itu memiliki mulut penuh taring.

Nama tersebut diberikan untuk menghormati seniman buku komuk Nick Roche. Dalam karyanya, Riche sering menggambar binatang buas yang punah secara ilmiah.

Reptil terbang tersebut hidup sekitar 166 juta tahun lalu di tempat yang kini adalah Inggris selatan-tengah. Peneliti menemukan spesies baru ini di antara fragmen tulang yang diambil dari lapisan batu tulis sekitar 16 km dari kota Oxford.

Baca juga: Puluhan Jejak Dinosaurus Ditemukan, Masih Bagus dan Kelihatan Kulitnya

"Klobiodon telah dikenal selama berabad-abad, diarsipkan di laci museum dan dilihat oleh lusinan atau ratusan ilmuwan, tetapi maknanya telah diabaikan karena telah dikacaukan dengan spesies lain sejak 1800-an," ungkap Michael O'Sullivan, paleontolog dari Universitas Portsmouth dikutip dari Live Science, Rabu (02/01/2019).

O'Sullivan dan koleganya menyadari bahwa tulang-tulang itu berasal dari spesies baru ketika menyisir lebih dari 200 spesimen dari lapisan batu tulis Inggris. Mulanya mereka hanya bertujuan untuk memasukkan semuanya ke dalam pohon keluarga dinosaurus.

Ciri Khas Klobiodon

Seperti yang sudah disebutkan, Klobiodon memiliki paruh penuh gigi taring. Bahkan para peneliti menjulukinya dengan "gigi kurungan".

Ia mempunyai gigi sepanjang 26 sentimeter yang jika mengatup mirip dengan jeruji kurungan. O'Sullivan mengatakan, ptorosaurus ini kemungkinan berburu ikan dan cumi-cumi.

Dengan fitur giginya itu, ikan dan cumi-cumi akan sulit lolos dari mulut Klobiodon.

Jika melihat masa hidupnya, temuan fosil ini menarik karena hanya sedikit pterosaurus dari periode Jurrassic tengah yang memiliki gigi.

Artinya, menurut peneliti, taring milik K.rochei itu adalah penemuan yang menarik.

Selain memiliki gigi taring yang tak biasa, hewan ini memiliki tuuh besar. Dalam laporan di jurnal Acta Palaentologica Polonica, O'Sullivan mengatakan bahwa lebar sayapnya mencapai dua meter.

Baca juga: Spesies Baru Dinosaurus Prasejarah Ditemukan, Ukurannya Sebesar Anjing

Dunia Kuno

O'Sullivan menjelaskan, pada masa K.rochei hidup, iklimnya lebih hangat. Bahkan, bisa dibilang, Inggris Raya saat itu adalah rangkaian pulau tropis.

Dengan fakta tersebut, banyak peneliti Inggris berfokus pada fosil reptil laut dan amon. Mereka cenderung mengabaikan spesies reptil terbang, kata O'Sullivan.

Apalagi sebagian besar tulang fosil yang ditemukan terpisah, termasuk tulang K. rochei.

Untungnya, tulang rahang bawah reptil berhasil bertahan dari zaman. Gigi-giginya yang unik memungkinkan para peneliti untuk mengidentifikasi itu sebagai spesies baru.



Close Ads X