Kompas.com - 18/12/2018, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Para ahli baru saja menemukan 85 jejak kaki dinosaurus dari tujuh spesies berbeda di East Sussex, Inggris. Ini adalah temuan paling beragam dan terperinci dari jejak kehidupan dinosaurus yang hidup di zaman Kapur.

Jejak kaki tersebut diidentifikasi oleh peneliti Universitas Cambridge antara tahun 2014 sampai 2018, setelah terjadi erosi pantai di sepanjang tebing dekat kota Hastings, Inggris.

Jejak-jejak kaki itu memiliki ukuran beragam dari 2 sentimeter sampai lebih dari 60 sentimeter. Semuanya sangat tercetak jelas, hingga detail halus dari kulit, sisik, dan cakarnya bisa dilihat dengan mudah.

Dalam laporan yang terbit di jurnal Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology, para ahli memprediksi penanggalan jejak kaki tersebut berasal dari zaman Kapur Bawah, antara 145 sampai 100 juta tahun.

Baca juga: Spesies Baru Dinosaurus Prasejarah Ditemukan, Ukurannya Sebesar Anjing

Melansir Eurekalert, Senin (17/12/2018), beberapa spesies yang berhasil diidentifikasi antara lain Iguanodon, Ankylosaurus, spesies stegosaur, dan mungkin ada juga kelompok sauropoda (termasuk Diplodocus dan Brontosaurus), serta theropoda pemakan daging.

Selama 160 tahun terakhir, ada laporan sporadis fosil jejak kaki dinosaurus di sepanjang pantai Sussex.

Sayangnya belum ada penemuan besar yang membuktikannya, hingga selama 25 tahun terakhir mulai muncul beragam penelitian meski masih jauh kurang terperinci dibanding studi terbaru ini.

Dua jejak kaki dinosaurus Iguanodontia besar, lengkap dengan cakarnya. Dua jejak kaki dinosaurus Iguanodontia besar, lengkap dengan cakarnya.

Daerah di sekitas Hastings adalah salah satu yang terkaya di Inggris untuk fosil dinosaurus, termasuk Iguanodon pertama yang diketahui 1825 dan contoh jaringan fosil dinosaurus pada 2016.

Namun, temuan fosil jejak kaki dinosaurus akan lebih membantu para ahli untuk mempelajari lebih lanjut tentang komposisi komunitas dinosaurus yang kurang umum di kawasan tersebut.

"Fosil seluruh tubuh dinosaurus sangat langka. Biasanya hanya ditemukan potongan yang sedikit menceritakan kisah dinosaurus semasa hidupnya," kata Anthony Shilito, mahasiswa PhD di Fakultas Geologi Cambridge dan penulis utama makalah.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Eurekalert
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.