Makan Hiu dan Paus Lain, Moyang Paus Rupanya Predator Puncak

Kompas.com - 12/01/2019, 17:09 WIB
Ilustrasi paus purba Basilosaurus isis yang hidup 35 juta tahun lalu. (Pavel Riha/Wikipedia/CC BY-SA 3.0)Ilustrasi paus purba Basilosaurus isis yang hidup 35 juta tahun lalu.

KOMPAS.com - Paus biasanya terlihat sebagai mahluk yang tenang dan lembut. Namun, sebuah penelitian baru memberikan gambaran yang berbeda mengenai mamalia tersebut.

Sekitar 35 juta tahun yang lalu, pada akhir masa Eosen, hidup paus purba raksasa yang menjelajah lautan. Paus ini berpesta pora memangsa ikan-ikan besar bahkan juga paus yang berukuran lebih kecil.

Fosil paus purba bernama Basilosaurus isis ini ditemukan pada tahun 2010 di Wadi Al-Hitan, yang berarti Lembah Paus, di barat daya Kairo Mesir. Wilayah ini merupakan Situs Warisan Dunia karena saking banyaknya fosil paus purba yang ditemukan di daerah tersebut.

Baca juga: Peneliti Bikin Ekspedisi Besar Pelajari Kotoran Paus, Buat Apa?

Meskipun sekarang lembah ini kering, namun dahulu di zaman Eosen, tempat tersebut merupakan laut dangkal yang sering dikunjungi oleh berbagai macam mahluk laut.

B isis merupakan mahluk yang luar biasa besar. Paus ini memiliki panjang mencapai 15-18 meter. Sebagai perbandingan paus modern memiliki panjang 5-7 meter, sementara paus bungkuk berkisar antara 13-16 meter.

"B isis juga memiliki moncong panjang dan dipersenjatai dengan gigi seri runcing serta gigi pipi yang tajam," kata Manja Voss, peneliti mamalia laut di Museum Berlin.

Saat ditemukan, di sekitar Fosil B isis juga terdapat sisa-sisa mahluk lain seperti hiu, ikan serta paus yang lebih kecil. Rupanya, sisa-sisa mahluk tersebut, menurut peneliti, merupakan mangsa dari B isis.

Baca juga: Gara-gara Manusia, Kadar Stres Paus Meningkat Tajam

Hal ini berdasarkan pada pemeriksaan lebih lanjut yang menyimpulkan jika terdapat bekas gigitan pada kerangka paus yang lebih kecil.

Temuan tersebut pun akhirnya mematahkan pandangan sebelumnya yang menyatakan jika B isis merupakan pemakan bangkai. Kenyataannya, B isis merupakan predator puncak pada masanya.

"Temuan ini merupakan bukti pertama dari diet B isis. Temuan juga bisa menjelaskan jika Wadi Al Hitan merupakan area perburuan dari B isis," sebut tim peneliti dari University of Michigan dan Departemen Geologi dan Paleontologi Mesir.

Lautan, 35 juta tahun yang lalu sungguh merupakan tempat yang brutal sekaligus luar biasa.

Penelitian ini telah dipublikasikan di PLOS One.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Fenomena
Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X