Apakah Waktu Makan Paling Penting adalah Sarapan?

Kompas.com - 09/01/2019, 20:06 WIB
Ilustrasi sarapanGeorgeRudy Ilustrasi sarapan

KOMPAS.com - Banyak dari kita percaya bahwa melewatkan sarapan itu tidak baik. Bahkan, menurut sebuah survei di Jabodetabek, hanya dua dari sepuluh orang dewasa yang mengaku tidak terbiasa sarapan sama sekali.

Banyak orang menganggap sarapan adalah waktu makan paling penting. Salah satu petunjuknya ada pada namanya.

Dalam bahasa Inggris, sarapan adalah breakfast, yang terdiri dari kata break (mematahkan, mengakhiri) dan fast (puasa). Ini dapat diartikan sebagai makan pada pagi hari untuk mengakhiri puasa sepanjang malam.

"Tubuh menggunakan banyak energi untuk pertumbuhan dan perbaikan di malam hari," kata pakar diet Sarah Elder.

" Sarapan yang seimbang membantu menambah energi kita, juga protein dan kalsium yang dipakai semalam sebelumnya," imbuhnya.

Baca juga: Temuan Baru: Sarapan Bantu Turunkan Berat Badan

Tapi ada perdebatan apakah sarapan masih layak dianggap sebagai makanan yang paling penting. Seiring meningkatnya kepopuleran puasa untuk diet, juga ada kekhawatiran seputar kandungan gula pada sereal dan keterlibatan industri makanan dalam riset yang pro sarapan.

Bahkan seorang akademisi mengklaim bahwa sarapan itu "berbahaya".

Lalu, mana yang benar? Apakah sarapan memang penting untuk memulai hari atau hanya strategi marketing perusahaan sereal?

Berat Badan

Aspek yang paling banyak diteliti dari sarapan adalah kaitannya dengan obesitas. Para ilmuwan punya teori yang berbeda tentang hubungan antara keduanya.

Salah satunya studi di AS yang menganalisis data kesehatan 50.000 orang selama lebih dari tujuh tahun. Para peneliti menemukan, orang yang menjadikan sarapan sebagai makanan terbanyak dalam sehari cenderung memiliki Indeks Massa Tubuh lebih rendah dari mereka yang makan lebih banyak pada waktu siang atau malam.

Para peneliti berpendapat bahwa sarapan membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi asupan kalori harian, meningkatkan kualitas pola makan kita. Itu karena sarapan biasanya mengandung banyak serat dan nutrisi, serta memperbaiki sensitivitas insulin pada aktivitas makan selanjutnya, yang bisa menjadi risiko diabetes.

Halaman:



Close Ads X