Seberapa Jahat Bakteri yang Ada di Sepatu Kita? Pakar Menjawabnya

Kompas.com - 08/01/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi melepas sepatu Ilustrasi melepas sepatu

Semua ahli menyatakan, bakteri dalam sepatu tidak cukup kuat untuk membuat orang sehat menjadi sakit.

"Untuk individu sehat, bakteri pada sepatu kemungkinan besar tidak meninggalkan risiko," kata Kevin Garey penulis studi yang meneliti keberadaan bakteri C. difficile dan merupakan profesor di Fakultas Farmasi Universitas Houston.

Sexton menambahkan, orang sehat perlu melakukan kontak dengan ribuan mikroba dalam satu strain bakteri berbahaya untuk benar-benar terinfeksi.

Selain itu, ancaman terbesar terletak di tanah. Namun dalam beberapa kasus, lapisan bakteri juga menyelimuti permukaan lantai.

"Jadi saya lebih khawatir pada bayi yang sedang belajar merangkak di lantai. Kalau kita orang dewasa yang sehat, hal ini bukanlah masalah besar," ujar Sexton.

Baca juga: Terobosan Baru, Sepatu Kets dari Daur Ulang Permen Karet

Kelompok yang perlu melakukan pencegahan ekstra adalah mereka yang memiliki immunocompromised atau pertahanan diri dalam menghadapi infeksi lebih rendah dibanding orang lain.

"Seseorang yang berisiko terkena infeksi adalah mereka yang baru selesai menjalani perawatan di rumah sakit," ujar Garey.

"Singkatnya bila Anda berisiko terinfeksi atau memiliki anak kecil, sebaiknya Anda melepaskan sepatu di luar rumah," imbuh Garey.

Sexton berkata, mereka yang rentan terinfeksi bakteri sebaiknya tidak hanya melepaskan sepatu di luar rumah, tapi juga menjaga kebersihan rumah dan membersihkan debu yang menjadi makanan favorit bakteri. Hal tersebut bisa menjadi langkah pencegahan yang baik.

Kesimpulannya, bakteri sepatu tidak menimbulkan risiko langsung.

Kita juga perlu mengingat bahwa bakteri tidak hanya ada di sepatu, tetapi juga ada di udara, kulit, rambut, dan tubuh kita.

" Bakteri sehat yang ada di usus, kulit, dan tempat lain menjaga kita untuk tetap sehat dan melindungi dari bakteri jahat. Kita harus sadar, beberapa bakteri juga baik untuk kita," tukas Garey.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X