"Kisah Cinta" Tak Masuk Akal antara Burung Emu dan Keledai - Kompas.com

"Kisah Cinta" Tak Masuk Akal antara Burung Emu dan Keledai

Kompas.com - 09/11/2018, 12:36 WIB
Burung emu dan keledai ini memiliki ikatan kuat. Merea kerap berpelukan dan tidur bersama.Carolina Waterfowl Rescue/Live Science Burung emu dan keledai ini memiliki ikatan kuat. Merea kerap berpelukan dan tidur bersama.

KOMPAS.com - Kisah cinta beda spesies kembali terjadi di dunia hewan. Menurut Carolina Waterfowl Rescue, seekor burung emu betina dan seekor keledai sedang jatuh cinta.

Keduanya diselamatkan dari sebuah peternakan Kershaw, Carolina, yang ditinggalkan pemiliknya.

"Mereka kerap terlihat berpelukan dan tidur bersama," kata penyelamat keduanya, Jennifer Gordon, kepada The Charlotte Observer.

Ia dan timnya saat ini tengah mencari orang yang bersedia mengadopsi keledai dan burung emu. Dalam kasus ini, Gordon sadar bahwa hal itu mungkin tidak mudah.

Baca juga: Maniak Seks, Monyet Tanzania Berhubungan dengan Spesies Berbeda

Menurut sebuah postingan Facebook, sepasang hewan itu kini punya julukan Jack dan Diane.

Dalam pemberitaan The Charlotte Observer, saat pemilik peternakan menghilang minggu lalu, Jack dan Diane tinggal bersama anjing, kucing, dan ayam.

Tim penyelamat sudah mengevakuasi semua hewan, tapi ikatan antara keledai dan burung emu tak bisa dipisahkan. Gordon menduga, keduanya sudah bersama selama bertahun-tahun.

"Saat kami mencoba memisahkan keduanya dengan kandang berbeda, emu mulai mondar-mandir karena mungkin panik dan keledai menangis," ujar Gordon.

Sementara itu, dalam postingan Facebook diceritakan bahwa Jack si kedelai mulai menyerang kedelai lain yang mendekati Diane.

Ikatan beda spesies termasuk fenomena langka, meski banyak hewan juga mengembangkan hubungan simbiosis.

Misalnya saja babi hutan warthog di Taman Nasional Ratu Elizabeth, di Uganda yang mengizinkan luwak untuk berada di dekatnya dan merawatnya. Sebagai imbalan, luwak itu bisa memakan kutu yang ditemukan di punggung si babi.

Hubungan simbiosis mutualisme ini umum terjadi di antara burung dan beberapa spesies ikan, tapi jarang ditemukan di antara mamalia.

Seperti diberitakan Live Science, Kamis (8/11/2018), pasangan atau ikatan erat antara hewan beda spesies kerap terjalin di penangkaran.

Seperti awal tahun ini ada video viral yang menunjukkan seekor singa "mencium tangan" seekor anjing.

Tenyata keduanya telah tumbuh dan berkembang bersama dalam perawatan Black Jaguar-White Tiger Foundation (BJWT), sebuah lembaga nirlaba yang berbasis di Meksiko untuk menampung satwa liar.

Miki, sang singa jantan, adalah binatang liar yang sebelumnya dipelihara secara ilegal di sebuah apartemen.

BJWT kemudian menyelamatkannya pada Oktober 2016, dan ia dibesarkan bersama dengan anjing bernama Camila. Hal ini berlangsung sejak keduanya sama-sama masih bayi.

Baca juga: Terekam, Singa Ini Cium Tangan Seekor Anjing, Kok Bisa?

Selain itu, di taman Myrtle Beach Safari, South Carolina, ada gajah bernama Bubble yang menjalin hubungan erat dengan seekor labrador hitam bernama Bella.

Di Australia, anjing laut bernama Miri dan lumba-lumba bernama Jet bersahabat baik karena dibesarkan bersama sejak masih bayi.

Kadang-kadang, keadaan ekstrim menyebabkan pasangan hewan yang lebih aneh.

Beruang hitam Amerika biasanya penyendiri, kecuali induk yang merawat anaknya. Harimau Bengal juga penyendiri.

Namun di Suaka Hewan Bahtera Nuh di Georgia, beruang, harimau, dan singa merupakan trio yang tidak terpisahkan selama 15 tahun.

Ketiga hewan itu diselamatkan pada 2001 dari seorang pengedar narkoba yang melecehkan mereka.

Beruang bernama Baloo, harus menjalani operasi untuk mengangkat tali kekang yang terlalu ketat dan telah menembus bagian dalam dagingnya. Shere Khan si macan kekurangan gizi.

Mungkin karena masa lalu mereka yang mengenaskan, ketiganya selalu bersama dan saling menjaga satu sama lain hingga si singa bernam Leo mati pada 2016.

Baca juga: Seks Tak Masuk Akal antara Monyet dan Rusa Rupanya Umum, Kok Bisa?



Close Ads X