Kali Pertama, Ahli Dokumentasikan Belalang Sembah "Memancing" Ikan

Kompas.com - 24/09/2018, 18:00 WIB
Belalang sembah tangkap ikan guppy di tepi kolam. Belalang sembah tangkap ikan guppy di tepi kolam.


KOMPAS.com - Belalang sembah telah menangkap dan memakan berbagai jenis hewan yang berbeda. Mulai dari serangga, kadal, katak, ulat, dan burung kecil. Namun para ahli tak pernah berpikir bahwa mereka juga menangkap ikan.

Sekelompok ahli dari India mengaku telah melihat dan mendokumentasikan belalang sembah sedang "memancing" ikan beberapa kali. Mungkin pemandangan aneh ini adalah yang pertama diamati dan dicatat.

"Belalang sembah bisa dianggap sebagai pemakan segala. Berdasarkan catatan anekdotal, belalang sembah pernah memangsa burung kecil, kadal, katak, tikus, ular, kura-kura, dan kini ikan," tulis para ahli dalam laporan yang terbit di Journal of Orthoptera Research.

Baca juga: Makan Rumput, Inilah Hiu Omnivora Pertama di Dunia

Diberitakan Science Alert, Senin (24/9/2018), perilaku aneh itu pertama kali diamati oleh Rajesh Puttaswamaiah di atap kebunnya di Karnakata, India.

Taman itu memiliki kolam buatan kecil berisi bunga lili air dan kubis air serta 40 ikan guppy. Di pinggir kolam itulah, Puttaswamaiah melihat belalang berdiri untuk menangkap ikan.

Akhirnya Puttaswamaiah dan rekannya sepakat untuk mengamati dan mendokumentasikan apa yang dilakukan belalang selama lima hari, dari pukul 18.30 sampai 00.30 malam.

"Selama lima hari, belalang sembah atau mantid telah menangkap dan menelan sembilan ikan guppy," ujar para ahli.

"Pada hari keempat dan kelima, mantid tertangkap memburu dan melahap dua ikan. Ikan kedua dimakan 10 sampai 30 menit setelah yang pertama," imbuhnya.

Setelah hari kelima, belalang sembah tak lagi terlihat di sekitar kolam.

Dokumentasi ini sangat menarik, mengingat fakta bahwa cara bergerak ikan berbeda dari buruan belalang yang lain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Fenomena
CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

Oh Begitu
Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Oh Begitu
9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

Oh Begitu
BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Fenomena
Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Oh Begitu
Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Oh Begitu
BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

Oh Begitu
BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X