Kompas.com - 21/09/2018, 19:09 WIB

KOMPAS.com – 28 Oktober 2018, Jakarta Maraton 2018 akan digelar. Para pelari akan melakukan lari maraton dengan jarak tempuh 42 kilometer.

Uniknya, acara ini akan diikuti oleh empat orang dengan HIV/AIDS (ODHA). ODHA yang sering dianggap bertubuh lemah, tidak dapat melakukan apa-apa, dan dekat dengan akhir usia, membuat kita bertanya bagaimana mereka dapat melakukannya?

Ditemui pada Kamis (20/09/2018), di Jakarta, Andri Yanto, pelatih lari maraton bagi empat ODHA in, menuturkan bagaimana mereka akan mampu menyelesaikan acara ini.

“Kita bertanya, 'Emang mereka bisa?' Saya menarik kesimpulan teman-teman ODHA ini lebih bugar daripada kebanyakan orang. Seperti mas Tesa (salah satu dari ODHA) ini, dia bisa berlari 10 kilometer dalam waktu 40 menit. Pertanyaannya yang lain bisa enggak?” ungkapnya dalam konferensi pers kampanye #SayaBerani #SayaSehat.

Baca juga: Terobosan Baru, Nanopartikel Antivirus Hancurkan Virus Dengue dan HIV

Ia menambahkan contoh, Davi, salah satu ODHA juga, dapat bermain bulu tangkis selama empat jam dalam sehari. Capaian yang menurut Andri sulit untuk dilakukan masyarakat biasa.

Meskipun kemampuan fisik mereka serupa dengan manusia normal, Andri menjelaskan bahwa ODHA tetap menemui kesulitan dalam pelatihan.

“Tapi apakah akan berjalan mulus, tentu saja tidak. Biasanya permasalahan hanya pada waktu latihan. Kalau waktu kita bisa maklumi karena mereka pun bukan atlet. Tapi dalam sisi kebugaran, sejauh ini yang saya lihat data dan pengakuan, semua lancar,” jelas Andri.

Dalam pelatihannya, Ahli lebih menekankan pentingnya mental pelari daripada fisik.

“Yang paling pertama saya pompa adalah mentalnya. Buat orang yang tidak biasa lari jarak jauh, biasanya mereka takut duluan. Kalau kita bayangkan 42 kilometer itu kaya bandara Halim ke Soetta,”

Baca juga: Vaksin HIV Terbaru Diujicobakan Pada Manusia

Davi turut berkomentar tentang pelatihan dalam menyambut Jakarta Maraton 2018. Menurut dia, metode yang diterapkan Andri adalah metode peningkatan bertahap.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.