Penemuan yang Mengubah Dunia: Medali, Dulu Hadiah Politik Kini Atletik

Kompas.com - 30/08/2018, 19:36 WIB

Bentuk Penghargaan

Medali kemudian mulai menjadi umum di Eropa pada Abad Pertengahan, terutama untuk penguasa, bangsawan, dan para intelektual.

Pembeda medali-medali itu adalah bahan pembuatnya yang disesuaikan dengan status penerima. Bahan pembuatnya adalah logam seperti emas, perak, perunggu, dan timah.

Pada masa tersebut, medali biasanya juga tertulis nama dan gelar mereka serta motto yang tertulis di tepinya.

Medali semacam ini tidak dimaksudkan untuk dikenakan meski dibuat seperti liontin pada kalung tertentu.

Sejak abad ke-16 dan seterusnya, medali dibuat oleh penguasa untuk memperingati peristiwa terentu. Hal inilah yang memulai praktik pemberian medali militer khusus.

Untuk Atletik

Pada abad ke-18, istilah medali secara luas digunakan untuk merujuk pada penghargaan dan pengakuan. Saat itu, medali juga mulai digunakan pada kegiatan atletik.

Ketika Olimpiade modern 1896, medali mulai diberikan pada juara. Tapi, saat itu, juara pertama bukan diberi medali emas melainkan perak.

Sedangkan juara kedua diberi medali perunggu. Ini tidak lain karena tidak ada cukup uang untuk mendapatkan emas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.