Kompas.com - 10/07/2018, 17:34 WIB
Ilustrasi balita KOMPAS.com/SRI NOVIYANTIIlustrasi balita


KOMPAS.com - Apa memori paling awal Anda? Mungkin, banyak yang akan menjawab memori paling awal adalah saat berusia tiga atau empat tahun.

Hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dan dialami semua orang.

Namun, mengapa kita tidak bisa mengingat ingatan saat masih bayi? Apakah kenangan itu benar-benar hilang dan dilupakan?

Untuk menjawab pertanyaan itu, tim ahli saraf dari Universitas Toronto menyelidikinya. Lewat tikus, para ahli ini ingin memastikan kapan dan bagaimana otak melupakan kenangan tersebut.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Bukti Pertama Tikus Bisa Mengingat Kenangan Masa Lalu

"Amnesia di masa kecil ternyata berhubungan dengan fakta bahwa anak-anak tidak memiliki alat kognitif untuk mengkonsolidasikan dan mengatur kenangan otobiografi pada tahap perkembangan awal ini," kata tim peneliti dalam makalahnya yang terbit di Current Biology, dilansir Science Alert, Senin (9/7/2018).

"Namun, amnesia di masa bayi rupanya juga dialami spesies non-manusia, yakni tikus," imbuh para ahli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam uji cobanya, para ahli melatih bayi tikus untuk menghubungkan sebuah kotak dengan sengatan listrik kecil ke kaki.

Setelah 15 hari berlalu, mereka lupa pernah mengalami sengatan listrik. Perilaku ini sama halnya seperti manusia yang tidak benar-benar ingat kenangan masa kecilnya sampai kita berusia tujuh tahun.

Selanjutnya, para ahli mengambil sekelompok bayi tikus lain dan melakukan tindakan seperti sebelumnya. Bedanya, kini bagian neuron aktif di hipokampus atau bagian otak yang bertanggung jawab dalam pembentukan memori ditandai.

Beberapa minggu kemudian saat seharusnya tikus lupa dengan sengatan listrik, para peneliti menstimulasi neuron dengan metode yang disebut optogenetik. Dari sini terlihat tikus-tikus itu seolah mengenali kotak yang pernah bersinggungan dengan mereka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.