Diturunkan dari Pesawat karena Bau Badan, Pria Ini Ternyata Derita Penyakit Langka

Kompas.com - 02/07/2018, 20:32 WIB
Sebuah pesawat melakukan pendaratan darurat untuk menurunkan penumpang yang bau science alertSebuah pesawat melakukan pendaratan darurat untuk menurunkan penumpang yang bau

KOMPAS.com - Pada 29 Mei lalu, pesawat Transavia Airlines dari kepulauan Canary, Spanyol,  melakukan pendaratan darurat di Portugal. Bukan lantaran kerusakan mesin atau ancaman lain, pesawat ini mendarat untuk menurunkan penumpang yang memiliki bau badan menyengat.

Bau badan itu berasal dari seorang gitaris Rusia bernama Andrey Suchilin. Aroma Suchilin disebut sangat menganggu sampai-sampai menimbulkan keluhan dan membuat penumpang lain pingsan serta muntah.

Staff maskapai rute Gran Canaria menuju Belanda ini melakukan apa yang mereka bisa, termasuk meminta pria berusia 58 tahun ini untuk ke kamar mandi, namun anjuran itu tidak berhasil.

"Sepertinya dia tidak mandi selama beberapa minggu. Beberapa penumpang sampai sakit dan muntah," kata Piet van Haut, salah satu penumpang.

Baca juga: Ilmuwan Petakan DNA dari 3.000 Bakteri Berbahaya, Untuk Apa?

Akhirnya pesawat mendarat darurat di Faro, Portugal dan Suchilin dipindahkan dari penerbangan. Namun apa yang terjadi sesungguhnya ternyata diluar dugaan.

Suchilin dan istrinya sempat memuat tulisan di Facebook yang menjelaskan bahwa mereka telah mencari perawatan medis sebelum meninggalkan Spanyol. Para dokter mengatakan kepadanya bahwa ia telah terkena infeksi pantai biasa.

Saat Suchilin kembali dibawa ke rumah sakit di Portugal, kondisinya terus memburuk. Kali ini dokter mendiagnosisnya menderita nekrosis jaringan atau kematian dini sel dan jaringan hidup.

Keputusan segera dibuat untuk menempatkan Suchilin dalam kondisi koma temporer untuk mencegah kerusakan organ.

Sayangnya, para dokter tidak berhasil menyelamatkannya. Suchilin meninggal pada 25 Juni tanpa sempat terbangun.

Musisi Rusia Andrey Suchilin, 58, meninggal karena penyakit nekrosis yang dideritanya. Sebelum dirawat di rumah sakit, ia sempat diturunkan dari pesawat karena aroma tubuhnya mengganggu penumpang lain. Musisi Rusia Andrey Suchilin, 58, meninggal karena penyakit nekrosis yang dideritanya. Sebelum dirawat di rumah sakit, ia sempat diturunkan dari pesawat karena aroma tubuhnya mengganggu penumpang lain.

Tidak diketahui secara pasti bagaimana nekrosis yang diderita Suchilin membusuk ketika ia masih hidup. Namun faktor eksternal termasuk infeksi, kekurangan oksigen, cedera, dan perawatan luka yang tidak tepat, terutama di dekat air, bisa menjadi penyebab pembusukan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X