Kompas.com - 22/06/2018, 17:35 WIB

Menanggapi penemuan ini, Yara Haridy, seorang mahasiswa doktoral di Museum Sejarah Alam Berlin menyebut bahwa ini kejadian yang tak biasa.

Baca juga: Rusa Besar Kembar Tiga Tertangkap Kamera, Mengapa Jadi Berita Besar?

Haridy menjelaskan, tidak biasa bagi tulang untuk tumbuh di sekitar struktur yang menyerang tubuh.

"Saya telah melihat tulang tumbuh di atas berbagai benda asing, biasanya gigi," katanya dikutip dari Live Science, Selasa (19/06/2018).

Haridy memberi contoh ketika seekor hewan digigit predator. Ketika predator menggigit seekor hewan, giginya mungkin tersangkut di tulang, tulang itu dapat menutupi gigi yang melekat saat ia menyembuhkan diri.

Pendarahan Masif

Haridy menjelaskan, hal ini mungkin juga terjadi pada rusa tersebut. Ketika rusa itu terluka, beberapa tulang rusuknya mungkin retak.

Ini kemungkinan menyebabkan perdarahan masif, sehingga gumpalan darah besar terbentuk tidak hanya di atas tulang yang patah tetapi juga di atas anak panah.

"Bekuan darah kemudian menjadi garis besar untuk 'kalus (tulang) lunak' terbentuk, terbuat dari tulang rawan," ujar Haridy.

"Kemudian, tulang rawan ini digantikan oleh tulang, membuat kalus yang keras," tambahnya.

Penyembuhan Trauma

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.