Kompas.com - 21/06/2018, 12:28 WIB
Dua kerangka mutilasi di Inggris Dua kerangka mutilasi di Inggris

"Atau apakah mereka mencoba melarikan diri dan tertangkap lalu mendapat hukuman agar menjadi peringatan bagi semua orang, kami belum mengetahuinya" imbuhnya.

Baca Juga: Kerangka Wanita Ini Ungkap 2 Kasus Medis Langka di Masa Lalu

Sementara itu, para ahli juga menemukan kerangka badan tanpa panggul dan kaki di lokasi yang berjarak sekitar 50 meter.

Kerangka tersebut ditemukan di dalam dasar sumur yang dibangun pada zaman Romawi. Berdasarkan posisi kerangka saat ditemukan, para ahli meyakini tubuh korban masih utuh saat dilempar ke dalam sumur.

"Banyak orang berbicara tentang arkeologi saat masa penjajahan atau penaklukan sebuah bangsa, namun saya tidak pernah merasakan sekejam di sini," kata Gdaniec.

"Kedatangan Bangsa Romawi benar-benar membuat orang-orang di lokasi ini tunduk dan semuanya berubah. Kami tidak melihat tanda-tanda perdagangan dan simbol perdamaian di lokasi ini. Kami melihat perbudakan," tambahnya.

Tidak ditemukannya peninggalan bangunan megah di sekitar lokasi, membuat para ahli yakin bahwa lokasi itu dulunya hanya digunakan sebagai tempat persinggahan prajurit Romawi sebelum bergerak ke Tembok Hadrian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukti lain yang ditemukan peneliti adalah 40 tungku dari tanah liat dan jejak pertanian intensif.

Sangat mungkin pertanian intensif dilakukan bangsa Romawi untuk mengamankan cadangan makanan prajurit dan semuanya dikerjakan oleh para budak.

Penelitian mendetail tentang kerangka tersebut, termasuk metode analisis penanggalan dan isotop, akan mengungkapkan banyak hal tentang kaum pria zaman itu dan bagaimana mereka meninggal.

Baca juga: Dikira Alien, Kerangka yang Ditemukan di Cile Ternyata...

Sementara itu, dalam dunia arkeologi, Mola Headland Infrastructure dikenal berkecimpung dalam penemuan-penemuan fosil manusia, khususnya peninggalan dari zaman Romawi.

Penemuan lain yang sudah ditemukan oleh para peneliti di situs seluas 350 hektar itu adalah tiga monumen pra sejarah, 12 bangunan abad pertengahan yang terbengkalai, pusat perdagangan perdagangan di zaman Romawi, kuburan kuno, kancing sabuk kuno, dan permukiman Anglo Saxon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.