Kompas.com - 08/06/2018, 18:06 WIB

Orang pada kelompok ini punya keseimbangan antara inaktivitasi kafein di liver dan sistem saraf pusat.

Konsumsi kopi dua hingga lima cangkir sehari tidak membuat reaksi yang merugikan pada tubuh atau siklus tidur. Meski begitu, konsumsi kopi pada malam hari tetap tidak dianjurkan karena mungkin menimbulkan "tidak bisa tidur".

3. Sensitivitas rendah terhadap kafein

Peminum kopi pada kelompok ini punya metabolisme kafein di liver yg cepat.

Karenanya, meskipun banyak mengonsumsi kopi, hal itu tidak berpengaruh pada tubuh maupun siklus tidurnya. Minum kopi sebelum tidur juga tidak akan membuat orang pada kelompok ini terjaga semalam suntuk.

"Sangat umum bagi orang-orang mengajukan pertanyaan kepada dokter mengapa mereka tetap terjaga meskipun hanya minum secangkir kopi, sementara pasangannya dengan mudah tertidur setelah minum lima cangkir," ungkap JW Langer, penulis utama penelitian ini dikutip dari Newsweek, Kamis (07/06/2018).

"Jawabannya adalah kita semua merupakan peminum kopi yang unik. Program genetik kita mengendalikan reaksi kita terhadap kafein, sama seperti memprogram warna rambut dan mata kita," sambung dosen farmakologi di Fakultas Kedokteran Universitas Copenhagen tersebut.

Langer mencatat bahwa orang dalam kelompok tiga harus tetap tidak boleh mengonsumsi kafein melebihi batas harian yang direkomendasikan.

Baca juga: Ilmuwan Bikin Kopi dengan Campuran Serbuk Brokoli

 

Batas atas yang tampaknya aman untuk kebanyakan orang dewasa yang sehat adalah 400 miligram kafein per hari, setara dengan sekitar empat hingga lima cangkir kopi yang diseduh.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa tenaga kesehatan profesional harus mempertimbangkan ketiga sensitivitas tersebut sebelum memberi nasihat tentang asupan kafein pada seseorang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.