Ini Sebab Darah Kadal Asal Papua Niugini Berwarna Hijau

Kompas.com - 17/05/2018, 12:32 WIB
Prasinohaema virens, kadal berdarah hijau asal Papua Niugini Prasinohaema virens, kadal berdarah hijau asal Papua Niugini

KOMPAS.com - Prasinohaema virens, adalah kadal asal Papua Niugini yang memiliki darah berwarna hijau. Warna hijau tak hanya ditemukan dalam darahnya, namun juga otot, tulang, dan lidah berwarna hijau limau.

Anatomi tubuh yang aneh ini tidak disebabkan oleh konsumsi makanan, melainkan jumlah empedu hijau yang melimpah di dalam tubuh.

Namun bagaimana evolusi kadal P. virens hingga ia memiliki jumlah empedu hijau yang melimpah dan tetap sehat?

Sebuah investigasi yang diterbitkan dalam jurnal Science Advance, Rabu (16/5/2018) menemukan, P. virens telah berevolusi empat kali hingga mengubar warna darahnya dari merah ke hijau.

Baca juga: Ilmuwan Temukan, Perubahan Iklim Bikin Kadal Makin Bodoh

"Kami kagum dengan sejarah kompleks dari kadal berdarah hijau ini, yang mengejutkan mereka memiliki garis keturunan sangat luas," ujar pemimpin penelitian Zachary Rodriguez, kandidat doktor dari Fakultas Ilmu Biologi di Universitas Louisiana, AS dalam sebuah pernyataan dilansir Live Science, Rabu (16/5/2018).

Darah hijau pada P. virens disebabkan oleh kandungan zat biliverdin atau pigmen empedu hijau yang tinggi. Umumya, bila jumlah biliverdin tinggi akan berubah menjadi racun.

Manusia pun memiliki biliverdin dalam jumlah sedikit, bila biliverdin manusia dikonversi dengan bilirubin maka akan menyebabkan penyakit kuning.

Uniknya, meski P. virens memiliki jumlah biliverdin 40 kali lebih tinggi, mereka tidak mengalami keracunan dan tetap sehat.

"Entah bagaimana kadal ini telah berevolusi terhadap toksisitas pigmen empedu. Dengan memahami perubahan fisiologis kadal, mungkin dapat dipraktikkan untuk pendekatan masalah kesehatan tertentu," imbuh Rodriguez.

Analisis Genetik untuk memahami sejarah evolusi

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X