Kompas.com - 17/05/2018, 04:03 WIB
Penampakan hilal di atas cakrawala yang menjadi penentu perhitungan awal Ramadan KOMPAS.COM/BMKGPenampakan hilal di atas cakrawala yang menjadi penentu perhitungan awal Ramadan

Menentukan hilal

Ma'rufin menjelaskan, data rukyat hilal umumnya memiliki kekhasan dan pola matematis yang sama.

Data RHI memperlihatkan, hilal didefinisikan sebagai bulan yang muncul saat matahari terbenam pasca konjungsi, di mana perbedaan tinggi antara bulan dan matahari sekitar 5,4 derajat (beda azimuth bulan dan matahari 5 derajat) sampai 10,4 derajat (beda azimuth 0 derajat). Dalam posisi ini, sabit bulan dapat ditangkap teleskop.

Bila data ini dibandingkan dengan data rukyat mancanegara, misalnya dari Baitul Hilal Teluk Kemang, Malaysia atau data ICOP yang berasal dari kawasan tropis, terlihat bahwa data RHI konsisten dan dapat digunakan sebagai penanda.

Lag atau selisih waktu terbenamnya matahari dengan waktu terbenamnya bulan juga dapat menunjukkan status hilal. Hal itu terjadi saat lag antara +24 hingga +40 menit ketika matahari terbenam. Ini adalah batasan tegas yang membedakan hilal dengan status bulan lain.

Saat lag +24 menit, maka cahaya bulan akan tertutup cahaya matahari yang sedang terbenam. Jadi, istilah tertutupi yang disebut dalam hadis Nabi SAW sebenarnya bukan tertutupi awan, melainkan dalam hal ini cahaya bulan tertutup cahaya matahari.

Hal ini sekaligus menjawab persoalan apakah cuaca buruk sepanjang waktu yang kerap terjadi di Indonesia membuat penetapan Ramadhan maupun hari raya akan mundur sehari ataukah tidak.

Pada akhirnya, jalan panjang telah terbentang dan masih harus dilalui untuk menyingkap rahasia hilal yang lebih mendalam lagi. Namun, beberapa ciri khasnya sudah bisa diterapkan untuk menentukan Ramadhan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Oh Begitu
Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Oh Begitu
BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

Fenomena
5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

Oh Begitu
Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Fenomena
Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X