Kompas.com - 04/05/2018, 11:34 WIB
Kalajengking. ShutterstockKalajengking.


KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo, Senin (30/04/2018), menyebut, racun kalajengking memiliki nilai paling tinggi di dunia saat ini.  Harganya sekitar Rp 145 miliar per liter.

Terlepas dari berbagai komentar setelah Presiden Jokowi melontarkan informasi tersebut, Ramadhan Eka Putra, peneliti serangga dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan, racun serangga memiliki potensi luar biasa dalam dunia medis.

Rama mengungkap, saat ini racun kalajengking digunakan untuk terapi kanker karena molekulnya yang kecil dapat mencapai bagian tubuh yang sulit dijangkau, seperti otak.

Inilah tiga hal terkait racun kalajengking yang perlu Anda ketahui.

Baca juga: Bukan Hanya Bulan, Kalajengking Pun Bisa Bersinar Indah

Mengapa mahal?

"Jumlahnya sangat sedikit dan satu kalajengking memiliki karakter racun yang berbeda, dihasilkan untuk membunuh atau karena ketakutan. Sulit sekali membuat racun yang sangat spesifik," kata Rama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pengolahannya susah banget, untuk membuat racun yang sangat spesifik.... Pengolahan juga perlu proses dan hanya kurang dari 10 persen dari bagian venom (racun) yang diketahui fungsinya."

"Karena jumlahnya sedikit dan susah untuk dapat standardisasi, maka harganya mahal dan pembeli tak mau beli dari perusahaan yang tak jelas karena ini tekait dengan riset dan nyawa manusia," tambahnya.

Berdasarkan harga dari perusahaan Sigma Aldrich, salah satu perusahaan resmi yang menjualnya, harga racun kalajengking per 10 mg sekitar Rp 16 juta.

Terapi kanker dan potensi terobosan di dunia kedokteran

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.