Penemuan yang Mengubah Dunia: Lem Super, Dulu Gagal Kini untuk Medis

Kompas.com - 26/04/2018, 20:33 WIB
Super Glue atau lem super Super Glue atau lem super

KOMPAS.com - Lem adalah salah satu barang yang hampir tak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Mulai dari lem kertas, lem kayu, lem besi, dan berbegai macam jenis lem lainnya.

Namun, di antara semua jenis lem, ada satu yang punya kegunaan dalam banyak bidang. Lem tersebut adalah super glue atau juga dikenal power glue atau krazy glue.

Lem super ini digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari untuk keperluan elektronik, akuarium, feorensik, kayu, medis, hingga kosmetik.

Dengan kata lain, lem super ini sudah merambah ke berbagai bidang. Tapi, tahukah Anda, lem ini ternyata adalah penemuan yang gagal.

Baca juga: Lem Super untuk Luka Manusia Tercipta, Paru-paru Pun Bisa Direkatkan

Disebut gagal karena mulanya, penemunya yaitu Harry Coover tidak bermaksud membuat lem. Pada 1942, Coover tadinya ingin membuat material pembidik pistol dari plastik bening.

Untuk tujuan tersebut, Coover dan timnya di Eastman Kodak memeriksa cyanoacrylates. Sayangnya, material ini terlalu lengket sehingga tidak bisa digunakan sebagai tujuan awal yaitu pembidik pistol.

Sembilan tahun kemudian, Coover mengawasi para ahli kimia Kodak yang ingin membuat polimer untuk kanopi jet yang tahan panas. Tim ini kembali menggunakan cyanoacrylates.

Hasilnya kembali menunjukkan bahan ini terlalu lengket.

Selama berjalannya waktu, Coover baru menyadari bahwa dia telah menemukan perekat yang unik.

Baru pada 1958, perekat ini kemudian dipasarkan oleh Kodak dengan nama Super Glue.

Perekat ini kemudian menjadi terkenal selama Perang Dunia II. Mulanya, lem super ini digunakan untuk memperbaiki tembikar dan pakaian.

Medis

Selanjutnya, super glue dilirik untuk diaplikasikan pada bidang medis. Selama perang Vietnam, super glue menjadi penyelamat hidup.

"Jika seseorang memiliki luka di dada atau luka terbuka yang berdarah masalah terbesar adalah menghentikan pendarahan sehingga bisa membawanya ke rumah sakit," ungkap Coover kepada Kingsport Times News dikutip dari laporan Popular Mechanics, Februari 2017.

Baca juga: Terinspirasi Siput, Peneliti Ciptakan Lem Super untuk Organ Tubuh

"Banyak dari orang yang terluka mati karena kehabisan darah. Jadi, petugas medis menggunakan semprotan lem untuk menghentikan pendarahannya dan membawa mereka ke rumah sakit. Ini menyelamatkan banyak nyawa," kisah Coover.

Meski terbilang mampu menyelamatkan banyak nyawa, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) tidak menyetujui penggunaan super glue dalam bidang medis. Alasannya adalah, senyawa pada lem super ini bisa menimbulkan iritasi kulit yang bisa berkembang menjadi masalah serius.

Tentunya ini kemudian memantik para peneliti menemukan lem super untuk keperluan medis.

Beberapa penelitian kemudian membuktikan bahwa materi cyanoacrylates bisa lebih aman dan fungsional pada penutupan luka daripada penjahitan tradisional (menjahit luka). Bahkan, lem ini disebut lebih unggul dalam waktu yang diperlukan untuk menutup luka, infeksi, dan hasil akhir pada kulit.

Tak hanya itu, terinspirasi kekuatan lem super ini, para peneliti Australia juga mengembangkan zat baru yang serupa.

"Cukup semprotkan saja (lem ini) ke tempat luka, bahkan jika itu paru-paru yang rusak ataupun pembuluh darah yang pecah atau sobek," ungkap Profesor Anthony Weiss, profesor biokimia Universitas Sidney.

Forensik

Seperti yang telah disebutkan, penggunaan super glue hampir menyentuh segala bidang. Salah satunya forensik.

Cyanoacrylate digunakan sebagai alat forensik untuk menangkap sidik jari laten pada permukaan yang tidak berpori seperti kaca, plastik, dan sebagainya.

Baca juga: Inilah Lem Pertama di Dunia, Penciptanya Neanderthal

Jika dihangatkan, material ini menghasilkan asap yang bereaksi dengan residu sidik jari tak terlihat. Ketika asap tersebut bertemu dengan kelembaban atmosfer maka membentuk polimer putih (polycyanoacrylate) pada tonjolan sidik jari.

Tonjolan itu kemudian bisa direkam. Sidik jari yang dikembangkan, pada sebagian besar permukaan (kecuali pada plastik putih atau semacamnya) bisa terlihat dengan mata telanjang.

Jika hasil cetak tidak terlihat atau buruk, kita juga bisa meningkatkan keterlihatannya dengan menerapkan pewarnaan luminescent atau non-luminescent.

Akuarium

Super glue juga biasa digunakan untuk akuarium. Ini karena perbedaan lem super ini dengan lem biasanya.

Jika lem biasa merekatkan dari hasil penguapan air benda, maka lem super justru merekatkan benda ketika berinteraksi dengan air. Proses perekatan super glue dipicu karena ion hidroksil (OH-) dari air.

Air di sini bisa berasal dari permukaan benda yang di lem dan kelembapan udara.

Kosmetik

Lem super juga digunakan dalam industri kecantikan atau kosmetik. Lem ini biasanya digunakan sebagai lem kuku pada kuku buatan.

Baca juga: Lem Ini Bisa Obati Patah Hati



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X