TESS, Satelit Pemburu Planet Alien Milik NASA Sukses Mengangkasa - Kompas.com

TESS, Satelit Pemburu Planet Alien Milik NASA Sukses Mengangkasa

Kompas.com - 19/04/2018, 12:39 WIB
Ilustrasi teleskop ruang angkasa NASA, TESS, siap diluncurkan 16 April 2018.
Ilustrasi teleskop ruang angkasa NASA, TESS, siap diluncurkan 16 April 2018.

KOMPAS.com - Misi terbaru NASA, Transiting Exoplanet Survey Satellite ( TESS) berhasil diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida pada 18.51 waktu setempat (18/4/2018) atau 5.51 WIB (19/4/2018).

Diberitakan Science Alert, TESS dibawa oleh roket SpaceX Falcon 9. Roket ini sampai di orbit bumi 49 menit kemudian.

Satelit TESS yang berperan mencari planet-planet di luar tata surya itu dilepaskan oleh roket Falcon 9 yang kemudian kembali menuju bumi.

Roket SpaceX sukses mendarat di atas kapal robot di Samudera Atlantik.

Baca juga : Mengenal TESS, Teleskop Canggih Terbaru Siap Diluncurkan NASA

Peluncuran misi TESS adalah salah satu proyek terpenting NASA, karena ini merupakan bagian dari rencana eksplorasi luar angkasa di masa depan.

TESS adalah penerus teleskop luar angkasa Kepler yang telah menemukan hampir dua pertiga dari 3.700-an eksoplanet yang saat ini diketahui.

Seperti diberitakan KOMPAS.com sebelumnya, TESS memiliki tugas untuk menemukan planet di luar tata surya. Ia akan terus memantau bintang-bintang dan mengawasi penurunan cahaya yang mengindikasi ada planet mengorbit di depannya.

Jika Kepler hanya dapat melihat sepetak kecil bagian tata surya pada satu waktu, maka TESS diprogram agar dapat mengamati segmen 24 derajat dari langit sekaligus. Ini artinya, TESS dapat memburu eksoplanet yang nampak pada 85 persen langit.

Selain itu, TESS juga berperan mencari planet berbatu yang mirip dengan bumi dan mengorbit  dekat dengan Matahari.

Temuan itu nantinya akan ditindaklanjuti dengan menggunakan teleskop raksasa James webb milik NASA yang peluncurannya dijadwalkan 2020.

Teleskop James Webb yang harganya ditaksir capai 8,8 miliar dollar AS itu akan menentukan apakah planet berbatu yang ditemukan TESS dapat dihuni atau tidak.

Baca juga : NASA Kembali Tangkap Cincin Einstein Langka

NASA memperkirakan TESS dapat menemukan ribuan kandidat planet layak huni. Jika semua berjalan sesuai rencana, satelit akan menetap di orbit yang panjang dan berputar mengelilingi bumi pada bulan Juni.

Berikut siaran langsung peluncuran TESS dari NASA.


Komentar
Close Ads X