Kompas.com - 05/04/2018, 20:33 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Salvadora persica sendiri selama ini dijuluki sebagai pohon sikat gigi. Berbagai tes laboratorium menunjukkan batang dan daun tanaman ini memberikan perlindungan pada gigi.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Mengganti Sikat Gigi?

Sikat Berbulu Pertama

Sekian lama dunia hanya mengenal tongkat kunyah, hingga akhirnya tongkat dengan bulu sikat ditemukan di China. Bisa dikatakan ini merupakan sikat gigi berbulu pertama di dunia.

Sikat gigi berbulu pertama diciptakan saat Dinasti Tang, sekitar tahun 619 hingga 907. Saat itu, bulu sikat terbuat dari bulu babi musim dingin.

Bulu babi ini tumbuh sangat kaku sehingga menghasilkan bahan yang kuat untuk sikat gigi.

Sedangkan dalam beberapa dokumentasi tertulis, sejak tahun 1.223 para biksu di China menggunakan sikat yang terbuat dari ekor bulu kuda untuk membersihkan gigi mereka.

Meski punya sejarah panjang di China, butuh berabad-abad hingga benda ini sampai di Eropa. Selama itu, orang Eropa membersihkan giginya dengan lap yang direndam dalam garam atau jelaga.

Sikat Gigi Modern

Sikat gigi berbulu baru sampai di Eropa sekitar abad ke-18. William Addis dari Inggris merupakan penemu sikat gigi modern pertama.

Penemuan sikat gigi pertama ini cukup panjang dan berhubungan dengan kehidupan penjara Addis.

Sekitar 1780-an, Addis memang dijebloskan ke penjara dengan tuduhan memulai kerusuhan. Mendekam di sel yang gelap, tanpa mengerjakan apapun, dan mulut yang bau membuatnya terinspirasi untuk membuat alat pembersih gigi.

Inspirasinya ini datang ketika dia melihat sapu di pojok ruangan. Addis kemudian mengambil tulang dilantai, entah bagaimana, mengebornya dan memasukkan bulu dari sipir.

Baca juga: Cara Sikat Gigi yang Tepat Kurangi Risiko Gigi Berlubang

Keluar dari penjara, Addis menghasilkan sejumlah sikat gigi yang terbuat dari bulu kuda dan tulang. Dia mulai menjualnya di jalanan London.

Mulai saat itulah, popularitas sikat gigi meningkat. Addis mendirikan perusahaan dan memproduksi sikat gigi modern secara massal pertama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.