Pesut Mati Terdampar di Teluk Balikpapan Diduga akibat Tumpahan Minyak - Kompas.com

Pesut Mati Terdampar di Teluk Balikpapan Diduga akibat Tumpahan Minyak

Kompas.com - 02/04/2018, 11:33 WIB
Seekor pesut diduga tewas akibat tumpahan minyak di Balikpapan Seekor pesut diduga tewas akibat tumpahan minyak di Balikpapan

KOMPAS.com — Pesut atau mamalia laut jenis lumba-lumba irawady ditemukan mati tergeletak di pinggir Pantai Mas Permai, Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (1/4/2018) malam.

Pengamatan Tribunkaltim.co, Senin (2/4/2018), kondisi mamalia laut tersebut sudah mati.

Tubuhnya sudah membengkak. Mamalia ini ditemukan persis di samping kantor Kecamatan Balikpapan Kota.

Sejumlah kalangan aktivis pencinta satwa serta Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia wilayah Kaltim Kaltara sedang melakukan olah kejadian perkara.

Baca juga: 150 Paus Pilot Terdampar di Pantai Australia, Apa Artinya bagi Kita?

Warga sekitar ada yang melihat peristiwa ini.

Maulana, peneliti lumba dari Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), mengungkapkan, mamalia yang mati ini merupakan satwa laut endemik khas Teluk Balikpapan.

" Lumba-lumba irawady atau bahasa lokalnya disebut pesut. Jenis mamalia laut endemik di Teluk Balikpapan, bukan endemik Kalimantan," ungkapnya.

Dia menduga, kematian lumba-lumba irawady ini pengaruh dari cemaran minyak yang tumpah di perairan Teluk Balikpapan.

Kondisi nyata perairan laut Balikpapan sempat hitam karena adanya campuran zat minyak.

Jadi, kata Maulana, bisa disimpulkan kematian pesut ini terkena cemaran minyak di laut.

"Kami menilai, kematian lumba ini sekitar tiga hari. Tubuhnya sudah membengkak," kata pria berkacamata ini.

Sampai sekarang pesut atau lumba-lumba irawady ini masuk ketegori mamalia yang dilindungi negara, keberadaannya terancam punah.

Berdasarkan data dari RASI tahun 2015, pesut di Teluk Balikpapan hanya tersisa 64 mamalia.

Berdasarkan pantauan Tribunkaltim.co pada Senin (2/4/2018) sekitar pukul 08.30 Wita, dengan cuaca cerah, bangkai pesut masih tergeletak di pinggir pantai untuk dilakukan penelitian oleh pihak terkait.

Baca juga: Loch Ness Terdampar di Pantai Georgia, Hewan Apa Sebenarnya?

Selain itu, ada pula benda-benda sampah plastik tercecer di pantai ini.

Sampah plastik ini hitam karena terkena zat minyak yang tercemar di lautan. Kondisi perairan lautan pun tampak jelas hitam karena cemaran limbah.

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Mengenaskan, Begini Kondisi Pesut yang Diduga Tewas akibat Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan.



Close Ads X