Kompas.com - 01/03/2018, 20:33 WIB

Namun, Yost menyebutnya dengan "busa suhu" karena memory foam memang bekerja karena sensitifitasnya terhadap suhu dan tekanan.

Setelah mengembangkan busa ajaib ini, NASA kemudian memperkenalkannya kepada publik. Hal ini dilakukan NASA pada awal 1980-an.

Busa ajaib ini digunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari peralatan medis seperti bantalan meja sinar X hingga peralatan olahraga seperti helm atlet.

Kegunaan memory foam tidak berhenti di situ saja. Pada 1991, sebuah perusahaan bernama Fagerdala World Foam mulai menggarahkannya untuk keperluan tidur seperti kasur dan bantal.

Penelitian awal menunjukkan bahan ini sebagai kasur terbukti sangat membantu beberapa kasus medis. Misalnya, kasus medis di mana pasien tidak diperbolehkan bergerak atau bed rest.

Baca juga: Inikah Perlengkapan Make Up Buatan NASA Untuk Astronot Wanita?

Memory foam tidak menurunkan sirkulasi tubuh secara drastis seperti kasur keras. Sebaliknya, busa ajaib ini meningkatkan sirkulasi dan membantu pasien merasa nyaman.

Selain kasur, kini memory foam lazim digunakan sebagai squishy. Penggunaan bahan ini karena fitur unik pegas yang lambat untuk kembali ke bentuk semula.

Tentu saja, perkembangan memory foam tak hanya sampai di sini. Para ilmuwan dan industri terus memanfaatkan busa yang mulanya dibuat NASA ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.