Bukan Cuma Manusia yang Bisa Kentut, Hewan-hewan Ini Juga

Kompas.com - 05/01/2018, 20:33 WIB
Ilustrasi St0rmz/FlickrIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Pernahkah Anda bertanya, apakah hewan juga kentut? Jika ya, Anda beruntung. Sebab, topik ini sudah pernah diteliti oleh Dani Rabaiotti, seorang ahli kentut hewan, dan rekannya Nick Caruso, ahli ekologi dari Universitas Alabama, AS.

Hasilnya  mereka tuangkan dalam buku berjudul Does it Fart? yang rencananya bakal terbit di Amerika Serikat tanggal 3 April 2018 nanti.

Dalam buku tersebut, mereka mengulas kentut 80 hewan, mulai dari serangga sampai predator tingkat atas.

Ternyata, hewan juga seperti manusia, di mana frekuensi dan ketajaman bau kentutnya dipengaruhi oleh beberapa hal, mulai dari kesehatan, pola makan, mikroba usus, dan panjang saluran pencernaan.

Baca juga : Kentut Berbau Tak Sedap? Ini Sebabnya

Seperti diberitakan dalam Live Science, Kamis (28/12/2017), Rabaiotti berkata bahwa saat hewan memakan makanan yang tinggi serat, itu akan membuatnya lebih sering kentut. Sementara jika yang dimakan adalah daging, maka saat proses pencernaan akan muncul hidrogen sulfida yang membuat kentut berbau seperti telur busuk.

Dia pun membocorkan beberapa perilaku hewan dan cara mereka mengeluarkan kentut.

Ternyata, tidak semua kentut hewan dilepaskan lewat saluran dubur. Sebagai contoh adalah hewan yang tergolong dalam keluarga Bovidae, seperti sapi dan kambing. Kelompok ini memiliki empat bagian perut yang penuh dengan bakteri penghasil metana. "Hal itu membuat gas keluar dari mulut bintang dan ujung belakang," kata Rabaiotti.

Hal menarik terkait kentut hewan juga ditemukan saat keduanya mengamati larva yang merupakan salah satu keluarga serangga bersayap dari ordo Neuroptera yang dikenal sebagai beaded lacewings.

"Mereka mengentuti kepala rayap untuk melumpuhkan (rayap) dan akhirnya menjadikannya mangsa untuk dimakan. Ini adalah contoh terbaik dari kentut yang mematikan," ujarnya.

Baca juga : Sifat Cemburu Bukan Hanya Milik Manusia, Hewan Juga Mengalaminya 

Tak hanya sekadar mengeluarkan gas dan membunuh mangsa, Rabaiotti percaya kalau kentut juga berfungsi sebagai alat komunikasi bagi spesies tertentu. Hal ini seperti yang dilakukan oleh ikan herring atau haring.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X