Kisah Rob Henry, Bule yang Menemukan Jati Diri di Antara Suku Mentawai

Kompas.com - 18/12/2017, 19:03 WIB
Rob Henry, pria asal Australia yang sudah tinggal bersama penduduk asli Mentawai selama delapan tahun dan mengabadikannya dalam film dokumenter As Worlds Divide Rob Henry, pria asal Australia yang sudah tinggal bersama penduduk asli Mentawai selama delapan tahun dan mengabadikannya dalam film dokumenter As Worlds Divide
|
EditorMichael Hangga Wismabrata

KOMPAS.com - Pencarian jati diri memang jalan yang panjang dan berliku. Setiap orang memiliki caranya sendiri, termasuk seorang peselancar asal Australia ini.

Rob Henry, pria asal Melbourne, Australia ini dulunya bekerja sebagai peselancar. Namun, kini dia memilih tinggal di kepulauan Mentawai yang terletak di lepas pantai barat Sumatera bersama penduduk asli suku bangsa Mentawai. Tidak tanggung-tanggung, Henry sudah menetap di sana selama lebih dari delapan tahun.

Hal ini dilakukan Henry tak lama setelah krisis keuangan global mengguncang dunia pada tahun 2008. Buatnya, krisis ekonomi ini menjadi katalisator untuk memikirkan kembali caranya menjalani kehidupan.

"Saya perlu menjauh dari sana (Melbourne) dan melihat apa arti kehidupan. Saya merasakan ada sesuatu yang mungkin lebih bermakna dan ada cara hidup yang lebih baik. Jadi saya memutuskan untuk meninggalkan Melbourne dan mencari hal itu," kata Henry seperti dikutip dari ABC, Kamis (14/12/2017).

Baca juga : Kisah Mangrove Jakarta dan Burungnya yang Nyaris Tinggal Cerita 

Awalnya, Rob memang tidak langsung menuju ke Mentawai. Dia mengunjungi Indonesia untuk berselancar di sebuah resor dan melakukan pekerjaan terkait proyek film.

Sampai akhirnya, dia bertemu seseorang yang membuatnya kembali berpikir tentang kehadirannya di dunia.

"Dia seorang anak muda asli Mentawai bernama Andy yang sudah bekerja di resor itu selama setahun. Dia memiliki hubungan luar biasa dengan tempat itu (Mentawai) yang kemudian membuat saya berpikir, jangan-jangan budaya dan kebebasan yang selama ini dipahami justru sebenarnya adalah sesuatu yang tidak pernah saya lihat selama ini," jelasnya.

Bertemu dengan Andy dirasa Henry sebagai sesuatu yang sangat menyegarkan. Membangkitkan rasa penasarannya untuk merasakan langsung.

"Saya ingin tahu apa yang dialami dan diketahuinya, yang tidak kita ketahui," sambungnya.

Menyanggupi rasa penasarannya, Henry benar-benar datang ke desa nelayan terpencil untuk tinggal bersama penduduk asli Mentawai yang telah hidup di sana selama ribuan tahun dan sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X