Kompas.com - 16/10/2017, 19:27 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com – Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia dalam pertandingannya dengan Semen Padang FC.

Choirul mengalami benturan dengan rekan satu timnya, Ramon Rodgrogues dan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento.

Kasus meninggalnya Choirul menjadi sorotan publik. Di tengah detail sebab meninggalnya yang belum diungkap jelas, publik memberi komentar pertolongan pertama pada Choirul.

Terlepas dari sebab yang belum jelas dan perdebatan tentang pertolongan pertama, ada pelajaran penting bagi dunia olahraga Indonesia terkait insiden ini.

Dr dr Tri Maharani, Kepala Instalasi Gawat Darurat di RS Dungus, Madiun, Jawa Timur mengatakan, keterampilan tim medis olahraga di Indonesia belumlah dapat dikatakan baik.

Penanganan dalam keadaan darurat masih belum memenuhi standar.

“Kita tidak punya alat pijat jantung yang bagus sehingga kalau ada kasus emergency, penanganannya kurang," kata Tri.

"Piat jantung tangan biasa bisa tapi kalau pertandingan besar gitu seharusnya pakai alat," imbuhnya.

Tri bercerita tentang kasus Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Deerah Kota Batu, Achmad Suparto yang meninggal dunia saat bermain futsal.

Suparto terkana serangan jantung di tengah pertandingan dan tidak mendapat pertolongan pertama dengan benar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.